“Singa Memanggil”, Persikutim United Seleksi Pemain Lokal Se-Kecamatan di Kutim
Portalkaltim.com, Kutai Timur — Sebanyak 46 peserta pemain muda dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengikuti seleksi tahap pertama yang digelar oleh manajemen Persikutim United, di Stadion Kudungga Sangatta, Sabtu (12/7/2025).

Seleksi ini merupakan langkah awal klub sepak bola profesional asal Kutim dalam menyusun skuad utama untuk menghadapi kompetisi Liga Nusantara (LIB/Liga 3) nasional musim 2025-2026.
Seleksi yang bertajuk “Singa Memanggil” ini digelar sebagai bentuk komitmen klub dalam menjaring talenta lokal untuk dikembangkan dan dikolaborasikan dengan pemain profesional.
“Ini momen yang baik setelah peluncuran logo Persikutim United sebelumnya. Hari ini kita mulai seleksi pemain lokal yang akan masuk dalam kuota tim Persikutim United,” ungkap manajemen klub sekaligus Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandi Widiarto.
Pandi menyampaikan bahwa 46 peserta yang hadir merupakan hasil rekomendasi dari pelatih-pelatih dari 18 kecamatan se-Kutai Timur yang berlisensi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Dirinya menekankan bahwa seleksi ini penting untuk mendukung perkembangan industri sepak bola di Kutim.
“Kita ingin membangun klub profesional tanpa meninggalkan pembinaan pemain lokal. Ini bukti bahwa Kutim punya potensi. Kita akan seleksi 20 besar dulu, lalu akan menyeleksi ke 10 besar, disesuaikan kebutuhan tim,” sambungnya.
Di sisi lain, diperkenalkan Pelatih baru tim Persikutim United, yakni Yehezkiel Bungarif Mustafa (Uya). Uya menyampaikan bahwa performa peserta di hari pertama cukup beragam. Beberapa pemain tampak belum mengeluarkan potensinya secara maksimal, yang diperkirakan akibat dari perjalanan jauh atau kurangnya latihan.
“Masih ada sesi selanjutnya. Saya yakin di hari besok akan lebih baik. Ini proses awal untuk membangun pondasi tim ke depan,” ucap Uya.
Terkait masalah pembinaan, ia menjelaskan bahwa pembinaan usia dini telah dilakukan melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Kutim. Para pemain mulai disiapkan untuk masuk ke tim utama setelah menginjak usia 17 tahun.
Sementara itu, manajemen klub sekaligus Anggota Komisi C DPRD Kutim Novel Tyty Paembonan menegaskan bahwa kehadiran klub profesional seperti Persikutim United bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga memperkenalkan Kutim ke kancah nasional.
“Kita sangat bersyukur bahwa kegiatan ini didukung oenuh oleh Pemerintah dan seluruh unsur yang ada di Kutim. Ini bukan hanya soal sepak bola, tapi juga identitas daerah, dan pembangunan karakter pemuda,” ujar Novel.
Tahapan seleksi akan dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan. Para pemain terpilih nantinya akan menjalani pemusatan latihan, termasuk pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum resmi bergabung dalam skuad utama Persikutim United. (TS)
![]()










