Keluhan Serikat Pekerja PT PAMA, Wabup Kutim Kecewa Atas Ketidakhadiran Majemen PT PAMA

Wabup Mahyunadi mendengar keluhan yang diwakilkan oleh Distransnaker Roma malau

Portalkaltim.com, Kutai Timur – Serikat Pekerja PT Pamapersada Nusantara (PAMA), perusahaan subkontraktor tambang di bawah naungan PT Kaltim Prima Coal (KPC), menyampaikan keluhan mereka terkait pola kerja yang dinilai cukup ekstrem kepada Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi.

Pertemuan itu berlangsung di Ruang Ulin Kantor Bupati Kutim, dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutim Roma Malau bersama dengan para serikat pekerja PT PAMA

Dalam Audensi tersebut, Roma menyampaikan keresahan para pekerja PT PAMA yang menjalani sistem kerja tiga shift selama 20 hari berturut-turut tanpa adanya jeda istirahat.

“Kalau saya mengingat ini, rasanya sedih, Pak. Karena ada hak pekerja di sini yang diabaikan,” ucap Roma.

Tetapi, pihak Manajemen PT PAMA tidak ada satupun yang hadir dalam pertemuan ini, meski telah menerima undangan resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim. Lantas ketidakhadiran oleh Manajemen PT PAMA membuat kecewa Wabup Kutim Mahyunadi.

“Kita mengundang menggunakan simbol negara, lambang Garuda. Tapi tidak satu pun dari Manajemen PT PAMA yang hadir hari ini. Ini bentuk ketidakhormatan,” tegas Mahyunadi saat diwawancarai.

Mahyunadi mengatakan pentingnya mendengarkan kedua belah pihak agar tidak terjadi kesalahpahaman. Ia pun berjanji akan menjadwalkan ulang pertemuan pada 14 Mei mendatang di Jakarta.

“Kalau mereka tidak datang lagi, saya sendiri yang akan datangi mereka ke Jakarta. Bahkan kalau perlu lewat jalur Presiden,” tuturnya. (TS)

Loading