Iswandi Usulkan Dana KDMP Difokuskan Bangun Infrastruktur Distribusi LPG

Anggota DPRD Kota Samarinda, Iswandi, S.T. (AHM/Portalkaltim.com)

Portalkaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengusulkan agar anggaran Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) diarahkan pada sektor usaha yang memiliki pasar jelas dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu gagasan yang ditawarkannya adalah membangun infrastruktur distribusi gas LPG melalui koperasi.

Menurut Iswandi, dengan jumlah koperasi yang direncanakan tersebar di setiap kelurahan, pemerintah seharusnya tidak hanya berfokus pada pembentukan kelembagaan, tetapi juga memastikan koperasi memiliki model usaha yang berkelanjutan dan mampu menghasilkan keuntungan.

“Kalau anggarannya mencapai sekitar Rp3 miliar untuk setiap koperasi, lebih baik dikelola dalam sebuah konsorsium. Dana itu bisa digunakan membangun stasiun pengisian atau fasilitas distribusi LPG, kemudian koperasi di setiap kelurahan menjadi agen penyalurnya,” ujarnya saat ditemui, Selasa (7/7/2026).

Ia menilai skema tersebut lebih realistis dibandingkan membentuk banyak koperasi dengan jenis usaha yang sama. Selain memiliki pasar yang sudah tersedia, distribusi LPG juga dinilai dapat membantu pemerintah mengatasi persoalan kelangkaan gas bersubsidi yang kerap terjadi di masyarakat.

“Pasarnya sudah jelas. Koperasi tinggal menjadi agen penyalur. Masyarakat lebih mudah mendapatkan LPG dan distribusinya juga lebih tertata. Itu jauh lebih bermanfaat daripada koperasi dibentuk tetapi tidak memiliki usaha yang jelas,” katanya.

Iswandi menambahkan, sinergi antarkoperasi melalui satu model usaha yang terintegrasi juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan modal sekaligus memperkuat daya saing koperasi di tengah persaingan dengan pelaku usaha swasta.

“Kalau dikelola bersama, modal yang terkumpul cukup besar untuk membangun fasilitas yang memang dibutuhkan masyarakat. Koperasi tidak hanya menjadi tempat administrasi, tetapi benar-benar menjalankan bisnis yang produktif dan menghasilkan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan berbagai masukan dari daerah sebelum menjalankan program secara penuh. Menurutnya, konsep usaha yang tepat akan membuat koperasi lebih berdaya saing, memberikan keuntungan bagi anggotanya, sekaligus mendukung kelancaran distribusi kebutuhan pokok masyarakat,” tutupnya. (AHM/RAD/DPRD Samarinda)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7