MPLS Tinggal Enam Hari, Pemkot Samarinda Desak Penyelesaian Sekolah Rakyat Dipercepat
Portalkaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda meminta seluruh pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Jalan Stadion Palaran dipercepat menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026.
Sejumlah pekerjaan konstruksi masih menjadi catatan dan diminta segera dirampungkan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Desakan tersebut disampaikan usai Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, meninjau langsung progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang dipersiapkan menjadi sekolah terpadu pertama di Kalimantan Timur.
Saefuddin mengatakan, secara umum progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif.
Namun, waktu yang tersisa hanya sekitar enam hari menuju pelaksanaan MPLS membuat seluruh pihak harus bekerja lebih maksimal menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas.
“Alhamdulillah progresnya terus dikejar. Kita berharap sesuai keinginan Bapak Presiden, tanggal 14 Juli nanti MPLS sudah bisa dilaksanakan. Tapi tentu masih ada beberapa hal yang harus segera diselesaikan,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, kunjungan tersebut juga menjadi momentum evaluasi untuk memastikan seluruh fasilitas yang dibutuhkan siswa telah siap digunakan.
Pemerintah Kota bersama Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, dan seluruh organisasi perangkat daerah terkait diminta terus memperkuat koordinasi agar target tersebut tercapai.
Saefuddin mengungkapkan masih terdapat sejumlah pekerjaan konstruksi yang menjadi perhatian, seperti penyelesaian bangunan yang belum rapi serta beberapa fasilitas yang belum terhubung sepenuhnya.
Seluruh temuan itu telah disampaikan kepada pelaksana proyek untuk segera ditindaklanjuti.
“Kami sudah memberikan beberapa catatan kepada pelaksana. Bangunan yang belum rapi harus segera dirapikan, yang belum terkoneksi juga harus segera diselesaikan karena waktu menuju MPLS tinggal enam hari,” tegasnya.
Ia mengakui percepatan pembangunan bukan pekerjaan mudah karena mayoritas aktivitas yang masih berlangsung merupakan pekerjaan konstruksi sipil.
Meski demikian, penyedia jasa diminta meningkatkan kecepatan pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan.
Saefuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh kementerian, yang telah mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Samarinda.
Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut diharapkan menjadi percontohan pengembangan Sekolah Rakyat di Kalimantan Timur sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
“Kami berharap sekolah terpadu ini benar-benar menjadi sarana untuk mencerdaskan anak-anak Samarinda dan menjadi contoh bagi daerah lain di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (SH)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7







