Bus Alami Kecelakaan di HAM Rifadin, Polsek Samarinda Seberang Evakuasi Cepat
Portalkaltim.com, Samarinda — Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Samarinda Seberang dalam menangani insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah bus penumpang di Jalan HAM Rifadin, Kecamatan Loa Janan Ilir, Senin (19/1/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi saat bus tengah melintas membawa sejumlah penumpang. Berdasarkan informasi awal, kendaraan diduga mengalami gangguan teknis hingga menyebabkan kecelakaan dan sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Laporan masyarakat terkait insiden tersebut langsung ditindaklanjuti oleh personel Polsek Samarinda Seberang. Petugas segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan lokasi serta mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan.
Setibanya di lokasi, personel kepolisian langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas dan membantu proses evakuasi kendaraan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap pengguna jalan lainnya.
Dalam proses penanganan, petugas juga melakukan pengecekan terhadap seluruh penumpang bus. Dari hasil pemeriksaan, dipastikan seluruh penumpang berada dalam kondisi selamat dan tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Evakuasi bus dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan warga sekitar. Berkat kerja sama tersebut, arus lalu lintas di Jalan HAM Rifadin yang sempat tersendat dapat kembali normal dalam waktu singkat.
Kapolsek Samarinda Seberang AKP A. Baihaki, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan kejadian di lapangan.
“Kami mengimbau kepada para pengemudi, khususnya angkutan umum, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum beroperasi. Keselamatan penumpang harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa kehadiran personel Polsek Samarinda Seberang di lokasi kejadian merupakan bentuk pelayanan kepolisian yang sigap dan humanis dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelancaran lalu lintas di wilayah hukumnya.
Hingga proses evakuasi selesai, situasi di sekitar lokasi kejadian terpantau aman, tertib, dan kondusif. (SH)
![]()







