Di Balik Prolanis Telaga Sari, Tantangan Mengumpulkan Peserta hingga Keterbatasan Ruangan
Portalkaltim.com, Balikpapan — Pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Telaga Sari, Kota Balikpapan, tidak lepas dari berbagai tantangan di lapangan.
Meski kembali diaktifkan dan mendapat antusiasme peserta, proses pelaksanaan program ini memerlukan kerja ekstra dari para tenaga kesehatan, terutama dalam mendata ulang dan mengoordinasikan peserta.
Penanggung Jawab Penyakit Tidak Menyular (PTM) Puskesmas Telaga Sari, Nur Jum’atin, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama setelah vakumnya kegiatan Prolanis beberapa waktu lalu adalah menghubungi kembali pasien-pasien lama yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta.

“Kami harus mendata ulang lagi pasien Prolanis yang lama. Banyak yang nomor teleponnya sudah berubah, ada juga yang sulit dihubungi karena kesibukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagian peserta memiliki aktivitas yang beragam, mulai dari bekerja hingga mengurus cucu di rumah, sehingga tidak semuanya bisa hadir setiap pelaksanaan Prolanis. Kondisi tersebut membuat petugas harus menghubungi calon peserta satu per satu untuk memastikan kehadiran mereka.
Selain itu, keterbatasan fasilitas juga menjadi tantangan tersendiri. Kegiatan Prolanis saat ini masih dilaksanakan di aula Puskesmas Telaga Sari yang kapasitasnya terbatas, sehingga jumlah peserta yang diundang harus dibatasi.
Di tengah berbagai kendala tersebut, kegiatan Prolanis tetap berjalan berkat kolaborasi lintas tenaga kesehatan. Sejumlah petugas dari berbagai bidang turut terlibat, mulai dari promosi kesehatan, penanggung jawab BPJS, apoteker, hingga dokter.
Namun karena pelayanan pasien tetap berjalan seperti biasa, para petugas harus bekerja secara bergantian.
“Kami saling berbagi tugas karena tetap harus melayani pasien di poli. Jadi semua menyesuaikan,” kata Nur Jum’atin.
Ke depan, Puskesmas Telaga Sari berencana membentuk grup komunikasi peserta agar koordinasi lebih mudah dan kegiatan dapat berjalan lebih tertata. Nur Jum’atin berharap kegiatan Prolanis dapat terus berlangsung rutin setiap bulan, jumlah peserta semakin bertambah, serta kesadaran masyarakat dalam mengendalikan penyakit kronis semakin meningkat.ADV
![]()










