Data Keluarga Berisiko Akan Dipasarkan ke Perusahaan untuk Arahkan CSR Tepat Sasaran

Portalkaltim.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperluas pemanfaatan data keluarga berisiko stunting agar menjadi dasar kolaborasi nyata antara pemerintah dan sektor swasta.

Melalui pendekatan baru yang berbasis data by name by address, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DPPKB Kutim akan menggandeng perusahaan-perusahaan besar untuk menjalankan program tanggung jawab sosial atau CSR secara lebih terarah dan berdampak langsung.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Kutai Timur dalam menciptakan sinergi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting dengan intervensi yang tepat sasaran dan terukur.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kutai Timur Achmad Junaidi menjelaskan bahwa data yang dikumpulkan dari lapangan akan segera dipresentasikan kepada pihak perusahaan agar pelaksanaan CSR mereka tidak lagi bersifat umum tetapi menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

“Data by name by address ini juga akan dipasarkan ke perusahaan untuk CSR terarah PT KPC dan Indominco telah berkomunikasi dan akan hadir mendengarkan paparan data untuk membantu intervensi berbasis data agar lebih tepat sasaran,” ujar Achmad Junaidi.

Ia menegaskan bahwa selama ini banyak perusahaan telah berkontribusi melalui program sosial namun sering kali bantuan yang diberikan belum sesuai dengan kondisi lapangan karena tidak didukung data yang akurat.

“Selama ini perusahaan berbuat tetapi sasaran belum tepat itulah tujuan data by name by address,” tegasnya.

Melalui kerja sama ini diharapkan perusahaan dapat menyalurkan program CSR seperti bantuan sanitasi, air bersih, rumah sehat, dan pemberdayaan ekonomi keluarga berdasarkan data valid yang dikumpulkan oleh DPPKB.

Pendekatan berbasis data ini menjadi model baru kemitraan pemerintah dan swasta dalam membangun masyarakat Kutai Timur yang lebih sehat dan berdaya tanpa tumpang tindih program atau salah sasaran. (SH/ADV)

Loading