Sangatta Utara Catat Jumlah Tertinggi Keluarga Berisiko Stunting di Kutai Timur

Portalkaltim.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menegaskan pentingnya pemanfaatan data berbasis wilayah sebagai dasar perencanaan intervensi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting.

Hasil verifikasi terbaru menunjukkan bahwa Kecamatan Sangatta Utara menjadi wilayah dengan jumlah keluarga berisiko stunting tertinggi di kabupaten tersebut.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kutai Timur Achmad Junaidi menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan keakuratan data sebelum digunakan dalam penyusunan program lintas sektor.

“Saat diverifikasi diketahui bahwa data Kelurahan Teluk Lingga 897 KK Desa Sangatta Utara 1.737 KK Desa Singa Gembara 295 KK Desa Suarga Barat 757 KK,” ujar Achmad Junaidi.

Ia menyampaikan bahwa total keluarga berisiko stunting di Kecamatan Sangatta Utara mencapai 3.686 kepala keluarga dan angka tersebut menempatkan kecamatan ini sebagai wilayah dengan kasus tertinggi di Kutai Timur.

“Dari total 11.000 KK berisiko di Kutai Timur jumlah terbesar berada di Kecamatan Sangatta Utara Kecamatan Bengalon berada di posisi kedua disusul Sangatta Selatan Teluk Pandan dan Rantau Pulung,” jelasnya.

Achmad Junaidi menegaskan bahwa data tersebut akan menjadi acuan penting dalam menentukan arah kebijakan dan pembagian tanggung jawab antar-OPD agar setiap intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Data ini penting karena akan digunakan untuk menentukan intervensi program lintas sektor seperti Dinas PU Perkim PDAM Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial dalam percepatan penurunan stunting,” tegasnya.

Dengan pemetaan wilayah yang lebih akurat pemerintah Kutai Timur kini memiliki dasar kuat untuk menyusun strategi terintegrasi yang menggabungkan aspek infrastruktur kesehatan sosial dan lingkungan demi menurunkan angka stunting secara signifikan. (SH/ADV)

Loading