Angka Stunting di Kutim Turun, Pemerintah Bidik Target Dua Digit pada Tahun Depan

Portalkaltim.com, Kutai Timur – Upaya panjang Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam menurunkan angka stunting mulai menunjukkan hasil nyata dengan capaian yang memberikan harapan baru bagi peningkatan kualitas generasi muda di daerah tersebut.

Penurunan ini menjadi bukti bahwa kerja kolaboratif lintas sektor serta pendekatan yang berfokus pada keluarga berisiko stunting telah bergerak ke arah yang positif dan memberikan dampak langsung di lapangan.

Saat ini, angka stunting berada pada level 26 persen dengan rincian 6,3 persen termasuk kategori gizi sangat buruk atau seperlay, sementara 20 persennya tercatat sebagai stunting umum. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur, Achmad Junaidi, mengungkapkan bahwa tren perbaikan ini dapat terlihat dibandingkan data tahun sebelumnya.

“Penurunannya berada di kisaran dua hingga tiga persen,” terang Achmad Junaidi, sambil menegaskan bahwa angka tersebut menunjukkan adanya progres yang cukup berarti dibandingkan periode sebelumnya.

Selain itu, jumlah keluarga berisiko stunting juga mengalami penurunan signifikan dari sebelumnya 19 ribu menjadi 11 ribu keluarga berdasarkan hasil pemutakhiran data terbaru yang dilakukan oleh DPPKB Kutim. Penurunan ini menjadi indikator bahwa berbagai program intervensi, mulai dari peningkatan layanan gizi, akses kesehatan, hingga penguatan pendataan by name by address, berjalan efektif.

Berdasarkan Peraturan Bupati Kutai Timur, target tahun depan difokuskan untuk menurunkan angka stunting hingga berada pada kisaran dua digit atau sekitar 24 persen sebagai bagian dari langkah menuju Kutai Timur bebas stunting.

Dengan strategi yang terukur serta sinergi yang kuat antarperangkat daerah, pemerintah optimistis target tersebut dapat dicapai demi mewujudkan generasi emas yang sehat, kuat, dan berdaya saing di masa mendatang. (SH/ADV)

Loading