Puskemas Teritip Hadirkan Inovasi Deteksi Dini PTM, Warnai Perayaan HKN di Balikpapan
Portalkaltim.com, Balikpapan — Perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Kota Balikpapan berlangsung meriah dengan kehadiran seluruh insan kesehatan, mulai dari puskesmas, rumah sakit, klinik, hingga dinas-dinas kesehatan.
Kepala UPTD Puskesmas Teritip, dr. Akhmad Irawan, menyebut momentum ini sebagai “hari rayanya tenaga kesehatan” yang memperkuat jalinan kebersamaan seluruh pelaku layanan kesehatan di daerah.
Dalam rangkaian kegiatan HKN, berbagai aktivitas digelar, di antaranya jalan santai, lomba senam, olahraga, hingga pemberian penghargaan dari beragam perlombaan yang telah berlangsung sejak beberapa minggu sebelumnya. Selain itu, terdapat pula pameran stand inovasi dari seluruh fasilitas kesehatan.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah program unggulan Puskesmas Teritip bertema deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).
dr. Irawan menjelaskan, inovasi tersebut lahir dari rendahnya capaian pemeriksaan PTM pada 2023 yang hanya mencapai sekitar 40 persen.
“Atas dasar itu, kami membuat program bernama GESIT Tim Mobile, Gerakan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Mobile. Konsepnya, kami lebih masif turun ke masyarakat, menyasar kantong-kantong warga yang biasanya tidak bisa hadir ke puskesmas,” ujarnya.
Melalui inovasi ini, layanan skrining PTM digelar langsung di lokasi masyarakat, seperti masjid, musala, sekolah, posyandu, hingga rumah warga. Pendekatan jemput bola tersebut terbukti efektif.
“Alhamdulillah, pada 2024 bahkan sampai 2025 ini capaian kami sudah lebih dari 100 persen,” tambahnya.
Selain memamerkan inovasi, dr. Irawan menuturkan bahwa perayaan HKN juga menjadi ajang silaturahmi seluruh tenaga kesehatan yang mungkin sehari-hari jarang bertemu. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang apresiasi dan penyegar semangat bagi nakes di Balikpapan.
“Ini bentuk penghargaan untuk teman-teman yang setiap hari bekerja melayani masyarakat. Ada hiburan, makan bersama, dan suasana yang membuat mereka bisa rehat sejenak,” katanya.
Ia juga menilai keberadaan stand inovasi memberi peluang pertukaran ide antar-puskesmas.
“Kami bisa melihat inovasi dari tempat lain dan mungkin bisa mengadaptasinya untuk masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Teritip,” pungkasnya. (YD/ADV)
![]()










