Dishub Balikpapan Pangkas Anggaran Hingga 28 Persen, Fadli Pastikan Layanan Publik Tetap Aman
Portalkaltim.com, Balikpapan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan melakukan penyesuaian anggaran cukup signifikan pada tahun ini. Meski demikian, instansi tersebut memastikan bahwa seluruh layanan publik, terutama yang berkaitan dengan transportasi dan keselamatan lalu lintas, akan tetap berjalan normal tanpa pengurangan.
Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengungkapkan bahwa pemangkasan anggaran dilakukan sebagai tindak lanjut kebijakan efisiensi yang diterapkan Pemerintah Kota Balikpapan. Total pengurangan anggaran yang harus dijalankan Dishub berkisar antara 20 hingga 28 persen.
“Pemangkasannya kurang lebih sekitar 20–28 persen. Memang mengganggu beberapa kegiatan internal, tetapi layanan publik tetap aman, tidak ada yang kita kurangi,” tegas Fadli, Rabu (19/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa pemotongan tersebut difokuskan pada kegiatan dan program non-esensial yang dapat ditunda atau disesuaikan kembali, sehingga tidak berdampak pada pelayanan inti Dishub yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Beberapa agenda yang terkena dampak pemangkasan anggaran di antaranya adalah kegiatan seremonial, peningkatan kapasitas SDM, bimbingan teknis (bimtek), perjalanan dinas, serta kunjungan kerja. Program-program tersebut dinilai masih dapat ditunda tanpa mengganggu operasional utama.
“Ada beberapa kegiatan yang kita kurangi. Termasuk kegiatan yang sifatnya peningkatan SDM dan bimtek. Kunjungan dan SPPD juga kita sesuaikan,” jelasnya.
Fadli menegaskan bahwa seluruh langkah efisiensi diarahkan agar tidak menyentuh pelayanan inti Dishub. Prioritas utama tetap diberikan pada sektor vital seperti pengawasan angkutan umum, pengaturan lalu lintas, perawatan fasilitas keselamatan transportasi, serta pelayanan publik yang membutuhkan respons cepat.
“Kami memastikan tidak ada pengurangan tenaga layanan lapangan dan tidak ada penundaan pelayanan yang menyangkut keselamatan,” tambahnya.
Meski sejumlah program pendukung harus dikurangi, Dishub berupaya menjaga efektivitas penggunaan anggaran melalui penataan ulang prioritas kerja dan optimalisasi sumber daya yang tersedia. Fadli menekankan bahwa fokus Dishub tetap pada pelaksanaan program utama secara efisien tanpa menurunkan standar pelayanan.
Ia juga menilai bahwa kebijakan penyesuaian anggaran merupakan langkah realistis di tengah kondisi fiskal daerah. Namun begitu, komitmen Dishub untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tidak akan berubah.
“Yang penting adalah layanan publik tetap berjalan normal. Kami bekerja sesuai prioritas, dan yang menyangkut keselamatan serta kebutuhan masyarakat akan tetap kami jalankan penuh,” ujarnya.
Dengan kebijakan efisiensi ini, Dishub Balikpapan berharap dapat terus menjaga stabilitas pelayanan transportasi dan keselamatan lalu lintas, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam mengendalikan belanja tanpa mengorbankan kualitas layanan kepada masyarakat.ADV
![]()










