Puskesmas Telaga Sari Laksanakan Penyuluhan Kesehatan dan BIAS di SMPN 2 Balikpapan, Fokus Beri Vaksin HPV untuk Cegah Kanker Serviks

Puskesmas Telaga Sari Lakukan Penyuluhan Kesehatan di SMPN 2 Balikpapan.

Portalkaltim.com, Balikpapan – Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali digelar Puskesmas Telaga Sari di SMPN 2 Balikpapan pada Selasa (18/11/2025), menyasar siswi kelas 9 sebagai upaya pencegahan penyakit sejak dini.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan perlindungan kesehatan remaja melalui imunisasi yang terjadwal dan edukasi berkelanjutan.

Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian BIAS tingkat SMP yang berlangsung sejak September hingga November, khusus untuk pemberian vaksin HPV.

Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Telaga Sari, Novita Wahyuni, menjelaskan bahwa vaksin HPV diberikan sebagai upaya pencegahan kanker serviks sejak dini.

Menurutnya, pemberian vaksin ini sudah menjadi program pemerintah dan dilakukan secara bertahap.

”Sebelumnya program vaksin HPV ini kami berikan pada siswa kelas 5 atau 6 SD, tahun ini, program ini kami laksanakan juga di kelas 9,” lanjutnya.

Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Telaga Sari, Novita Wahyuni
Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Telaga Sari, Novita Wahyuni

Ia menegaskan bahwa vaksin HPV aman diberikan dan telah melalui standar pemeriksaan kesehatan yang ketat.

“Vaksin ini penting untuk mencegah kanker serviks ketika anak beranjak dewasa. Perlindungan harus dimulai sejak remaja,” ujarnya.

Meski pelaksanaan berjalan lancar, Novita menyebut terdapat beberapa siswi yang belum dapat divaksin karena kondisi kesehatan yang kurang stabil. Ada pula sebagian orang tua yang belum memberikan persetujuan meski sosialisasi telah dilakukan sebelumnya melalui pertemuan daring bersama dokter.

Anak yang belum menerima vaksin diberi kesempatan untuk menyusul ke puskesmas setelah mendapatkan izin orang tua.

Novita berharap lebih banyak orang tua memahami manfaat vaksin HPV dan tidak ragu memberikan persetujuan. Ia menekankan bahwa imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang untuk melindungi generasi remaja dari risiko penyakit berbahaya di masa mendatang.ADV

Loading