Dishub Balikpapan Prioritaskan Pemasangan Rambu dan Perbaikan Marka Jalan pada 2026

Portalkaltim.com, Balikpapan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menyiapkan program prioritas untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas pada tahun 2026. Salah satu fokus utama yang akan dijalankan adalah pemasangan rambu serta perbaikan marka jalan di sejumlah titik strategis. Langkah ini dinilai penting sebagai respons terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai kawasan kota.

Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menjelaskan bahwa kebutuhan akan kelengkapan fasilitas keselamatan jalan semakin mendesak, terutama di area yang mengalami lonjakan aktivitas harian. Menurutnya, meskipun pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan telah banyak dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), penyempurnaan tetap diperlukan melalui pemasangan rambu dan penguatan marka jalan.

“Kami akan fokus pada kebutuhan rambu dan marka jalan. Ini penting sebagai pelengkap dari apa yang sudah dibangun PU. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas,” ujar Fadli, usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Balikpapan, Selasa (18/11/2025).

Dalam rencana kerja yang disusun, beberapa lokasi ditetapkan sebagai target utama penguatan fasilitas keselamatan. Kawasan perkantoran menjadi prioritas pertama karena tingginya mobilitas pegawai dan masyarakat setiap hari. Sementara itu, area Ruhui Rahayu juga termasuk dalam rencana penataan, mengingat masih adanya titik yang membutuhkan rambu dan marka yang lebih jelas untuk mendukung ketertiban arus kendaraan.

Selain itu, Dishub juga menyiapkan penataan di kawasan tertib lalu lintas yang sedang dikembangkan sebagai contoh kawasan transportasi berstandar kota besar. Penataan tersebut diharapkan menjadi model implementasi manajemen lalu lintas yang efektif, rapi, dan aman.

Dua lokasi vital lainnya turut menjadi fokus, yakni area depan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dan Pelabuhan Semayang. Fadli menilai kedua wilayah tersebut memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi sebagai pintu masuk utama masyarakat yang datang dan keluar dari Balikpapan. Karena itu, kelengkapan rambu dan marka jalan dinilai sangat krusial untuk mengurangi potensi kemacetan maupun risiko kecelakaan.

Terkait dukungan anggaran, Dishub Balikpapan akan mengajukan kebutuhan pendanaan melalui APBD tahun 2026. Tidak menutup kemungkinan program tersebut juga akan diakomodasi dalam perubahan anggaran jika diperlukan penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan teknis di lapangan. Saat ini, perencanaan detail sedang disusun guna memastikan setiap titik intervensi mendapatkan fasilitas sesuai standar keselamatan.

Melalui program tersebut, Dishub berharap tingkat keselamatan dan kenyamanan berkendara di Balikpapan meningkat secara signifikan. Keberadaan rambu dan marka yang lengkap diproyeksikan mampu mewujudkan kota yang lebih tertib, aman, dan mendukung mobilitas masyarakat secara optimal.ADV

Loading