Balikpapan Mulai Ukur Kebugaran Calon Haji 2026 di BIC
Portalkaltim.com, Balikpapan- Program pembinaan calon jemaah haji Kota Balikpapan mulai memasuki tahap pengukuran kebugaran. Kegiatan yang digelar pada Selasa, 18 November 2025 di Balikpapan Islamic Center (BIC) ini menjadi langkah awal memastikan jemaah benar-benar siap secara fisik sebelum memasuki masa keberangkatan tahun 2026.
Dinas Kesehatan Balikpapan, melalui puskesmas Prapatan yang ditunjuk, melakukan serangkaian tes kebugaran berbasis standar kesehatan haji.
Dokter penanggung jawab haji, dr. Yose Yandriani, menegaskan bahwa pengukuran kebugaran bukan sekadar formalitas, tetapi assessment penting untuk mengukur kesiapan tubuh jemaah menghadapi rangkaian ibadah yang cukup berat.
Menurutnya, dua metode digunakan pada pemeriksaan kali ini, yakni Rockport lari atau jalan cepat sejauh 1,6 kilometer dan Six Minute Walk Test dengan pengukuran jarak tempuh selama enam menit.
“Sebelum peserta menjalani tes utama, mereka wajib melewati pengecekan tekanan darah dan penilaian faktor risiko,” ungkapnya.
Sebelumnya, pemeriksaan dasar seperti gula darah, kolesterol, asam urat, serta pengukuran berat badan dan tinggi badan telah dilakukan di puskesmas. Pemeriksaan berlapis ini dirancang untuk memastikan tidak ada jemaah yang dipaksakan mengikuti tes di luar batas kemampuan kesehatannya.
Dari tujuh calon jemaah yang terdaftar, lima orang hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Para peserta yang hadir dinilai memenuhi syarat untuk menjalani tes kebugaran metode Rockport, meski beberapa memiliki riwayat hipertensi dan obesitas.
“Sebagian memang punya tekanan darah tinggi, tapi mereka rutin minum obat dan terpantau stabil,” ujar dr. Yose.
Ia menambahkan bahwa kondisi umum peserta cukup baik untuk mengikuti latihan fisik yang menjadi bagian penting dari persiapan haji.
Hasil akhir menunjukkan seluruh peserta berada pada kategori baik dan cukup, tanpa temuan indikasi medis serius. Mereka yang masuk kategori cukup disarankan meningkatkan frekuensi latihan jalan atau jogging secara rutin agar stamina makin optimal menjelang keberangkatan.
Selain calon jemaah, kegiatan ini melibatkan tim kesehatan puskesmas, mulai dari dokter penanggung jawab haji, pemegang program kesehatan olahraga (kesjaor), hingga staf bidang kesjaor Dinas Kesehatan Kota.
dr. Yose mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat, termasuk rutin berolahraga, mencukupi asupan air putih, mengelola stres, serta mengonsumsi obat secara teratur bagi yang memiliki penyakit kronis.
“Kunci keberangkatan yang nyaman itu tubuh yang bugar dan pikiran yang tenang,” tegasnya.ADV
![]()










