Dishub Balikpapan Ingatkan Motoris dan ABK Pentingnya Disiplin Keselamatan Pelayaran

Portalkaltim.com, Balikpapan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan kembali menegaskan pentingnya disiplin keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran di wilayah perairan setempat. Imbauan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya perilaku kurang taat prosedur oleh sebagian motoris dan anak buah kapal (ABK), meski mereka telah lama berpengalaman di dunia pelayaran.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurahman, mengatakan bahwa pengalaman panjang tidak otomatis menjamin kepatuhan terhadap aturan keselamatan. Dalam sejumlah kasus, justru pelaut yang sudah lama bekerja cenderung mengendurkan kewaspadaan karena merasa terbiasa menghadapi risiko.

“Sering kali kita temui ada yang menganggap langkah-langkah keselamatan sebagai sesuatu yang bisa dinegosiasi. Padahal, setiap penumpang menggantungkan keselamatannya kepada profesionalisme awak kapal,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Menurut Fadli, Dishub secara rutin menggelar sosialisasi dan pembinaan keselamatan pelayaran agar seluruh pelaku transportasi air memahami pentingnya mengikuti Standard Operating Procedure (SOP). SOP, tegasnya, bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan pedoman teknis yang disusun untuk mencegah kecelakaan serta meminimalkan risiko di laut.

“Setiap tahapan yang tertulis dalam SOP memiliki alasan dan konsekuensi. Ketika satu langkah saja diabaikan, potensi bahaya bisa meningkat,” jelasnya.

Melalui Bidang Perairan dan Udara, Dishub terus melakukan pendampingan kepada motoris, nakhoda, hingga pemilik kapal. Peningkatan kompetensi awak kapal menjadi fokus utama, sehingga setiap pihak yang terlibat dalam kegiatan pelayaran memiliki keahlian memadai serta memahami tanggung jawab mereka di lapangan.

Dishub juga berharap seluruh unsur pelayaran dapat membangun budaya keselamatan yang konsisten, dengan saling mengingatkan satu sama lain agar tidak terjadi kelalaian. Keselamatan di laut, kata Fadli, bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga pemilik kapal dan seluruh awak yang bertugas.

“Di laut, tidak ada ruang untuk kelalaian. Kita harus memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, karena keselamatan bukan sesuatu yang bisa ditawar,” pungkasnya.ADV

Loading