Penerapan PHBS di Teritip Belum Maksimal, Puskesmas Terus Gencarkan Edukasi
Portalkaltim.com, Balikpapan – Upaya Puskesmas Teritip dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) hingga kini masih menghadapi berbagai hambatan di lapangan. Meskipun kegiatan edukasi sudah rutin dilakukan melalui berbagai program dan media, kenyataannya masih ada sebagian warga yang belum sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip PHBS dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan keluarga mereka masing-masing.
Kepala Puskesmas Teritip, dr. Akhmad Irawan, mengungkapkan bahwa tingkat penerapan PHBS di tengah masyarakat masih perlu mendapat perhatian lebih serius. Salah satu kebiasaan yang menjadi kendala utama adalah masih banyaknya warga yang merokok di dalam rumah. Tindakan tersebut tidak hanya membahayakan kesehatan diri sendiri, tetapi juga berdampak buruk bagi anggota keluarga lain, terutama anak-anak dan lansia yang rentan terhadap paparan asap rokok.
“Pelaksanaan edukasi tentang PHBS saat ini belum cukup efektif karena masih banyak warga yang belum menerapkannya di lingkungan keluarga,” ujar dr. Irawan.
Selain kebiasaan merokok di dalam rumah, dr. Irawan juga menyoroti bahwa masih cukup banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Di sisi lain, pola konsumsi masyarakat yang belum seimbang, seperti kurangnya asupan buah dan sayur sesuai anjuran gizi, turut memperbesar risiko munculnya berbagai penyakit tidak menular. Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan perilaku sehat memang membutuhkan waktu, proses, serta pendampingan yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Puskesmas Teritip terus memperkuat program kampanye PHBS dengan melibatkan berbagai pihak. Kegiatan penyuluhan kesehatan semakin digencarkan, baik melalui posyandu, sekolah, tempat ibadah, maupun dalam bentuk kunjungan langsung ke rumah-rumah warga. Para petugas kesehatan bersama kader setempat berupaya tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menjadi contoh nyata dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Edukasi yang dilakukan ini diharapkan mampu mengubah pola pandang masyarakat bahwa menjaga kesehatan bukan semata-mata dilakukan saat sakit, melainkan dimulai dari kebiasaan sehari-hari yang sederhana. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, mengatur pola makan, hingga menjauhi kebiasaan yang merugikan kesehatan.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan pendekatan edukatif agar masyarakat lebih termotivasi untuk menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari,” tegas dr. Irawan.
Melalui langkah-langkah tersebut, Puskesmas Teritip berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya PHBS dapat terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan mampu mendukung kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga. (YD/ADV)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7







