Bupati Kutim Dorong Transisi Ekonomi Sejak Dini Hadapi Era Pascatambang
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Langit cerah di atas kawasan tambang Kutai Timur seolah menyembunyikan realitas yang perlahan mendekat, yakni era pascatambang yang tak terelakkan.
Di tengah gemuruh ekskavator dan kilau batu bara yang masih menghidupi perekonomian daerah, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengingatkan pentingnya mempersiapkan masa depan sebelum sumber daya itu benar-benar habis.
Dalam Seminar Nasional Optimalisasi Keberlanjutan Tambang Menuju Kemandirian Ekonomi Masyarakat di Era Pascatambang di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur. Ardiansyah menegaskan bahwa masa pascatambang memang belum akan datang dalam waktu dekat, namun proses transisi harus segera dimulai.
“Era pascatambang masih cukup lama, karena izin operasi perusahaan besar seperti KPC masih berlaku hingga dua kali perpanjangan 10 tahun,” ujarnya.
Menurutnya, justru karena waktu itu masih panjang, pemerintah dan masyarakat harus memanfaatkannya untuk membangun pondasi ekonomi baru.
“Transisi harus dimulai sekarang. Wilayah dan infrastruktur bekas tambang harus kita siapkan menjadi kawasan produktif bagi masyarakat,” tegasnya.
Bupati menilai, area bekas tambang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sentra pertanian modern, pariwisata edukatif, maupun kawasan industri kecil menengah.
Dengan langkah ini, Kutai Timur dapat memastikan keberlanjutan ekonomi bahkan setelah aktivitas tambang berhenti.
Ardiansyah menutup dengan seruan optimis bahwa pascatambang bukanlah akhir, melainkan awal babak baru kemandirian daerah.
“Kita harus memastikan Kutai Timur tetap hidup dan berkembang, bahkan setelah tambang berhenti berproduksi,” katanya penuh keyakinan. (SH/ADV)
![]()










