Rakor KKS se-Kaltim, Jaya Mualimin: Dorong Kaltim Lebih Bersih, Nyaman, Aman, dan Sehat

Sekretaris Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Kaltim Jaya Mualimin

Portalkaltim.com, Kalimantan Timur – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat (KKS) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Hotel Puri Senyiur Samarinda. Agenda yang berlangsung dua hari ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, aman, dan sehat di seluruh daerah Kaltim.

Sekretaris KKS Provinsi Kaltim Jaya Mualimin menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat pelaksanaan sembilan tatanan KKS, mulai dari tatanan rumah tangga sehat, pemukiman, pendidikan, pasar, perkantoran dan industri, pariwisata, transportasi dan ketertiban lalu lintas, perlindungan sosial, hingga penanggulangan bencana.

“Program Kabupaten/Kota Sehat bukan sekadar meraih penghargaan, tetapi sebuah upaya berkelanjutan untuk membangun masyarakat yang sehat dan lingkungan yang ramah bagi semua,” tegas Jaya dalam sambutannya, Rabu (17/9/2025).

Jaya menjelaskan manfaat program ini dapat meningkatnya kualitas kesehatan lingkungan, menurunnya angka penyakit menular dan tidak menular, serta bertambahnya peran masyarakat dan sektor swasta dalam mendukung kebijakan kesehatan daerah.

Akan tetapi, terdapat tantangan besar yang masih dihadapi, terutama endemis malaria dan naiknya kasus demam berdarah dengue (DBD) di saat musim penghujan.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Pusat (PP) memberikan penghargaan Swasti Saba setiap dua tahun sekali kepada daerah yang berhasil menyelenggarakan program KKS.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2005 hingga 2023, tercatat 257 kabupaten/kota di Indonesia telah meraih penghargaan tersebut. Namun, hingga penilaian terakhir pada 2020, hanya lima daerah di Kaltim yang berpartisipasi, yakni Kota Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kabupaten Berau, dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Ia menekankan akan keberhasilan program KKS yang membutuhkan kepemimpinan yang kuat, koordinasi lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Rakor ini kita manfaatkan sebagai forum evaluasi, berbagi pengalaman, dan merumuskan strategi yang lebih konkret agar program berjalan lebih efektif,” jelasnya.

Dirinya berharap kegiatan ini melahirkan keputusan yang bermanfaat demi kemajuan bersama.

“Bersinergi dan berkolaborasi dari semua pihak adalah kunci utama keberhasilan kita,” pungkasnya. (TS)

Loading