Racik 27 Bom Molotov untuk Demo 1 September, 4 Mahasiswa di Kaltim Diamankan

Bom Molotov yang berhasil diamankan Polresta Samarinda dari tangan keempat terduga pelaku

Portalkaltim.com, Samarinda – Malam tenang di kawasan Falkutas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman, Jalan Banggeris, mendadak berubah mencekam.

Minggu (31/8/2025) jelang tengah malam, Satreskrim Polresta Samarinda membekuk empat mahasiswa yang diduga tengah mempersiapkan aksi berbahaya.

Dari tangan mereka, polisi menemukan 27 botol kaca berisi bom molotov siap pakai, lengkap dengan kain perca, petasan, hingga atribut bertuliskan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Keempat mahasiswa itu adalah MZF (19), MH (21), MAGA (20), dan AR (21). Usia mereka masih belia, namun barang bukti yang disita mencerminkan niat yang tak main-main.

Konferensi pers dugaan peracikan bom molotov oleh mahasiswa untuk aksi di DPRD Kaltim
Konferensi pers dugaan peracikan bom molotov oleh mahasiswa untuk aksi di DPRD Kaltim

Hasil penyelidikan mengungkap, molotov tersebut diduga akan digunakan dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Senin (1/9/2025).

Peran mereka terstruktur, yakni ada yang bertugas merakit, memindahkan, hingga menyembunyikan bahan peledak.

Sementara, polisi masih memburu aktor lain yang diyakini sebagai penyedia bahan baku.

“Ini bukan sekadar aksi protes. Ini sudah masuk ke ranah pidana serius. Kami tidak akan memberikan ruang bagi siapapun yang mencoba memprovokasi atau menciptakan kekacauan,” tegas Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar S.I.K., M.H.

Kombes Pol Hendri Umar menegaskan kebebasan menyampaikan pendapat memang dijamin undang-undang.

Namun ketika jalannya protes diwarnai niat anarkis dengan senjata api rakitan atau bahan peledak, hukum tidak bisa lagi berkompromi.

Kini, keempat mahasiswa itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Para terduga pelaku dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta Pasal 187 KUHP tentang penyalahgunaan bahan peledak. (SH)

Loading