Pemprov Kaltim Bidik Sekolah Rusak dan SDM Lemah Jadi Prioritas 2026, Hasil Reses DPRD Direspons Cepat
Portalkaltim.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan akan fokus pada tiga titik krusial di tahun anggaran 2026, yaitu perbaikan sekolah rusak, pembangunan infrastruktur dasar, dan penanganan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji usai menerima hasil reses masa sidang II tahun 2025 yang diserahkan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kaltim, Senin (4/8/2025), di Gedung Utama B Kantor DPRD Kaltim.
“Mayoritas aduan masyarakat datang dari kondisi ruang kelas yang tak layak. Maka itu, pendidikan jadi sorotan utama untuk kita benahi tahun depan,” tegas Seno.
Pemprov pun tak sekadar menjanjikan renovasi. Rencana pembangunan sekolah baru di daerah kekurangan fasilitas juga dikedepankan.
Lebih jauh lagi, kemitraan strategis dengan sekolah swasta akan diperluas demi mencegah ketimpangan layanan pendidikan.
Selain pendidikan, sejumlah keluhan yang mencuat dalam laporan reses menyangkut kondisi infrastruktur dasar yang memprihatinkan, seperti jalan lingkungan rusak, saluran air buruk, serta akses ke layanan umum yang terhambat.
Seno menyebut hal ini sebagai tantangan langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Infrastruktur bukan cuma beton, ini soal kelancaran hidup masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya fisik, laporan reses juga mengungkap problem kualitas SDM mulai dari tingginya angka stunting, gizi buruk, hingga kemiskinan.
Pemprov Kaltim berkomitmen menghadirkan solusi lewat program kesehatan dan sosial yang terukur.
“Masalah SDM bukan hal yang bisa disapu bersih dalam semalam, tapi kalau tidak kita intervensi sekarang, kita kehilangan generasi,” ucapnya.
Pemerintah memastikan seluruh masukan DPRD akan dikaji dalam penyusunan program dan anggaran 2026.
Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif disebut menjadi penentu arah pembangunan yang berpihak pada rakyat.(SH)
![]()







