Salehuddin Sebut Proyek IKN Tetap Berjalan, Wacana Pembatalan Harus Realistis
Portalkaltim.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai tetap berjalan meskipun kondisi ekonomi nasional belum sepenuhnya stabil. Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, menegaskan bahwa komitmen pemerintah pusat masih kuat, terlihat dari pembiayaan yang terus mengalir ke sejumlah proyek infrastruktur.
Menurutnya, tidak semua program mengalami perlambatan. Ia menyebut, pembangunan fisik tetap terlihat di berbagai titik kawasan IKN. Artinya, walaupun terdapat tantangan ekonomi, pembangunan strategis tetap dilakukan secara bertahap.
“Artinya ketika kondisi ekonomi tidak sedang baik-baik saja, menurut saya progresnya tetap jalan. Buktinya ada yang masih tetap berjalan, walaupun beberapa sarana fisik juga tetap berjalan. Saya pikir ini terus ya,” ungkap Salehuddin.
Namun demikian, ia tak menampik bahwa target waktu penyelesaian pembangunan mungkin mengalami pergeseran. Keterlambatan bukan berarti kegagalan, melainkan bagian dari penyesuaian terhadap situasi dan dinamika yang terjadi.
“Tapi mengenai waktu proses targetnya itu saja yang kemungkinan besar mungkin molor,” ucapnya.
Mengenai wacana pemindahan atau bahkan pembatalan proyek IKN, Salehuddin menjelaskan bahwa setiap langkah hukum harus melalui prosedur yang sah. Revisi Undang-Undang pun sah-sah saja selama mengikuti mekanisme yang berlaku di DPR RI atau inisiatif dari Presiden.
“Kalaupun misalnya yang terburuk harus memindahkan kembali, saya pikir memang tetap kita melakukan proses revisi undang-undang. Kalau bicara undang-undang, ya tentunya ada dua mekanisme ya. Satu mungkin di DPR RI maupun di eksekutif sendiri, pemerintah atau presiden,” paparnya.
Ia mengingatkan bahwa sebelum berbicara di ruang publik, semua pihak semestinya melakukan pengecekan langsung ke lapangan, bukan hanya mengandalkan informasi dari media sosial.
“Silakan berwacana, tapi pertimbangannya harus realistis. Jangan menjadikan wacana yang tidak produktif, karena bisa menimbulkan kegaduhan tanpa dasar yang kuat,” tegasnya.
![]()










