Rakornas Pinbas 2025: Harum Dorong Pelaku Usaha Syariah Berani Ambil Risiko dan Kuasai Teknologi
Portalkaltim.com, Balikpapan – Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) diminta tidak sekadar menjadi ruang diskusi, tapi harus melahirkan pebisnis tangguh yang mampu menggerakkan ekonomi umat dari pesantren hingga perkotaan.
Hal itu ditegaskan Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Rudy Mas’ud (Harum), saat secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pinbas MUI 2025 di Ballroom Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Jumat (1/8/2025). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Harum.
“Inkubasi bisnis itu bukan sekadar pelatihan. Tapi pembinaan dan pendampingan sampai pelaku usahanya mandiri dan tahan banting,” kata Harum.
Ia menekankan, pelaku Pinbas harus dibekali lebih dari sekadar teori.
“Kalau ingin entrepreneur Pinbas sukses, hadirkan ahlinya. Jangan hanya yang berkualitas saja.”
Menurut Harum, setidaknya ada empat karakter utama yang wajib dimiliki pelaku usaha agar dapat bertahan dan berkembang: berani ambil risiko, pekerja keras, cerdik, dan mampu membangun komunikasi.
“Kerja tuntas, kerja ikhlas, kerja cerdas itu baru pekerja keras,” tegasnya.
Ia menambahkan, kecerdikan tak hanya soal membaca peluang, tapi juga soal penguasaan teknologi dan kemampuan menggerakkan tim.
“Jangan ragu membangun lobi. Ini bukan gratifikasi, tapi seni komunikasi,” ujarnya.
Dalam Rakornas ini, Harum juga menyebut empat jenis usaha paling potensial: properti, tambang, broker, dan bisnis kapal.
“Sekitar 95 persen distribusi barang dan jasa, serta mobilisasi orang menggunakan kapal,” ungkapnya.
Harum berharap Rakornas Pinbas tidak hanya berhenti pada tataran wacana.
“Tapi mampu diimplementasikan dan memberi dampak besar bagi pengembangan usaha umat di seluruh wilayah Indonesia,” tandasnya. (SH)
![]()










