Bangun 350 Dapur Sehat? Masalahnya Bukan Cuma Bangunan

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi

Portalkaltim.com – Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen membangun 350 Dapur Sehat Siap Saji (SPPG) sebagai bagian dari program makan gratis bagi siswa. Namun, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, mengingatkan bahwa masalah utama bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi pada kecukupan anggaran dan kesiapan operasional.

Menurut Darlis, dari laporan para kontraktor, anggaran pembangunan satu unit dapur masih terlalu kecil dibandingkan kebutuhan riil. Biaya pembangunan satu dapur lengkap bisa mencapai Rp800 juta jika dihitung dengan peralatan, gas, dan transportasi.

“Perlu dicermati bahwa anggaran per unitnya menurut beberapa kontraktor belum sesuai. Biaya membangun dapur lengkap bisa mencapai Rp800 juta di luar bangunan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya sarjana PPG yang akan bertugas sebagai penanggung jawab dapur.

“Faktor lain adalah minimnya jumlah sarjana PPG yang tersedia. Padahal setiap dapur wajib memiliki sarjana sebagai penanggung jawab,” lanjutnya.

Darlis meminta agar pelatihan dan rekrutmen SDM dilakukan secara paralel agar dapur yang dibangun tidak mangkrak karena tak ada operator.

Selain itu, ia menilai bahwa dana operasional Rp15 ribu per siswa dengan alokasi Rp5 ribu untuk investasi dan operasional belum cukup menarik minat swasta.

“Jika tidak ada jaminan balik modal, tentu minat investasi menurun. Oleh karena itu, perlu tinjauan ulang terhadap komponen biaya dan model insentif,” tutup Darlis.

 

Loading