Stadion Sempaja Jadi Ruang Publik Favorit, Gaya Hidup Sehat Masyarakat Samarinda Terus Tumbuh

Stadion Sempaja

PortalKaltim.com, Samarinda – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendorong gaya hidup sehat tercermin dari pemanfaatan Stadion Sempaja sebagai ruang publik terbuka yang dapat diakses bebas oleh masyarakat. Tidak lagi sebatas arena pertandingan resmi, stadion ini kini berkembang menjadi pusat aktivitas fisik masyarakat lintas usia dari jogging hingga jalan santai yang terlihat ramai setiap pagi dan sore hari.

Dibukanya akses publik ke Stadion Sempaja oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim mendapat respons positif dari warga Samarinda. Warga memanfaatkan fasilitas ini sebagai alternatif olahraga yang tidak memerlukan biaya dan tetap memberikan manfaat kesehatan maksimal. Kehadiran jalur lari sepanjang 1.600 meter mengelilingi stadion menjadi magnet utama yang mendorong masyarakat datang dan berolahraga secara rutin.

Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menyebut bahwa lari dan jalan kaki menjadi pilihan utama masyarakat karena mudah dilakukan dan bersifat universal. “Sejak lahir manusia sudah punya naluri untuk bergerak, termasuk lari. Inilah olahraga paling murah yang bisa dilakukan siapa saja, di mana saja, tanpa perlu biaya,” ujarnya saat ditemui.

Ia menambahkan, meskipun terkesan sederhana, kedua aktivitas tersebut memberikan dampak besar terhadap kesehatan tubuh. “Lari dan jalan kaki mengaktifkan seluruh otot dan sistem tubuh. Ini olahraga yang lengkap, karena bisa merangsang hormon dan organ-organ vital bekerja lebih optimal,” jelas Thomas.

Ramainya masyarakat yang datang ke Stadion Sempaja menjadi bukti meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya menjaga kebugaran tubuh. Tak sedikit yang menjadikan kegiatan tersebut sebagai rutinitas, terutama menjelang sore hari. “Satu putaran di stadion ini sekitar 1.600 meter. Hampir setiap hari selalu ada yang jogging atau jalan. Sudah seperti kebiasaan bersama,” tambahnya.

Dispora Kaltim pun terus berupaya menjaga kualitas fasilitas publik agar tetap aman dan nyaman digunakan. Pemerintah juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga bersama. “Kegiatan olahraga seperti ini nggak pernah sepi peminat. Tinggal siapa yang ingin menjadi sponsornya. Masyarakat pasti ikut,” ujarnya.

Lebih jauh, Thomas berharap semangat ini tak berhenti sebagai tren sesaat, melainkan berkembang menjadi budaya sehat yang mengakar. “Harapannya, gaya hidup sehat ini menjadi bagian dari budaya masyarakat. Bukan karena ikut-ikutan, tapi karena sadar pentingnya kesehatan,” tutupnya.

Dengan menghadirkan fasilitas yang inklusif dan mudah diakses, Stadion Sempaja kini tak hanya menjadi simbol pembangunan infrastruktur olahraga, tetapi juga cermin dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan ruang hidup yang sehat, terbuka, dan merata untuk semua kalangan.

Loading