Wagub Kaltim Ungkap Keseriusan Penyelesaian Gedung SMAN 10 Samarinda

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. (Rad/Portalkaltim.com)

Portalkaltim.com, Samarinda – Terkait polemik Gedung Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji ungkap keseriusan dalam menyelesaikan polemik aset daerah berupa gedung SMAN 10 yang selama ini ditempati Yayasan Melati.

Seno Aji secara langsung menegaskan bahwa dirinya dan Gubernur telah memerintahkan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk segera mengambil alih gedung tersebut.

Penegasan ini mengindikasikan bahwa langkah pengambilalihan bukan sekadar wacana, melainkan instruksi tegas dari pucuk pimpinan daerah.

“Sejak awal, saya dan Bapak Gubernur sudah memerintahkan seluruh jajaran untuk mengambil alih aset Pemprov ini,” ujar Seno Aji.

Ia menekankan bahwa keputusan ini adalah prioritas. Pengambilalihan gedung, kata dia, adalah kunci untuk memindahkan seluruh aktivitas belajar mengajar SMAN 10 yang saat ini berada di kampus B Jalan PM Noor.

“Kami akan memastikan SMAN 10 menjadi salah satu pilihan pendidikan utama bagi masyarakat Samarinda Seberang sesuai dengan zonasi yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Seno Aji juga memastikan bahwa proses belajar mengajar bagi ratusan siswa Yayasan Melati, mulai dari jenjang TK hingga SMA, tidak akan terganggu akibat pengambilalihan ini.

“Kami akan tetap memastikan proses belajar mengajar mereka tidak terganggu,” tegas Seno Aji.

Ia merinci solusi konkret yang disiapkan Pemprov, yakni Yayasan Melati yang telah memiliki gedung lima lantai yang sudah jadi akan diminta untuk memindahkan kegiatan belajar mengajar ke sana.

“Jika ada beberapa kelas yang masih memerlukan tempat, Pemprov akan memfasilitasi sambil menunggu bangunan gedung lainnya jadi,” lanjut Seno Aji.

Menyoroti perihal komitmen Pemprov dalam mencari solusi yang humanis. Ia juga menambahkan bahwa akses keluar masuk bagi siswa Yayasan Melati tetap tersedia.

Lebih jauh, terkait aset yang mungkin dimiliki Yayasan Melati di lahan tersebut, Wagub Seno Aji memastikan akan ada proses appraisal. (Rad/ADV/Diskominfo Kaltim)