Usai Terendam Banjir, DPK Kaltim Sigap Lakukan Upaya Keringkan Koleksi Buku
Upaya pengeringan buku yang dilakukan oleh DPK Kaltim. (Humas DPK Kaltim)
Portalkaltim.com, Samarinda – Usai banjir yang melanda Kota Samarinda pada Senin (12/5/25) lalu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat melakukan proses penyelamatan dan pengeringan koleksi buku anak-anak.
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hari menyebabkan air meluap dan merendam sebagian area lantai 1 gedung perpustakaan, termasuk ruang koleksi anak.
Diketahui ketinggian air yang mencapai sepinggang orang dewasa sempat mengancam keberlangsungan koleksi buku yang didominasi oleh buku bergambar dan materi edukatif untuk anak-anak.
“Alhamdulillah, tidak ada koleksi yang rusak parah. Tim kami langsung bertindak cepat mengevakuasi buku-buku yang terkena air. Saat ini, proses pengeringan sedang berjalan dengan menggunakan metode manual dan bantuan alat pengering khusus untuk memastikan kualitas buku tetap terjaga,” jelas Winda, Rabu (14/5/25).
Proses pengeringan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat sensitifnya bahan kertas, terutama pada buku-buku anak yang umumnya memiliki ilustrasi dan kualitas kertas yang beragam.
DPK Kaltim berupaya maksimal untuk mencegah kerusakan lebih lanjut akibat kelembaban pasca banjir. Selain fokus pada penyelamatan koleksi, DPK Kaltim juga menyampaikan apresiasi atas solidaritas dan bantuan dari berbagai pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para relawan serta dukungan dari instansi terkait yang turut membantu dalam penanganan dampak banjir ini. Sinergi dan gotong royong ini sangat berarti bagi kami,” tutur Winda.
DPK Kaltim berkomitmen untuk segera memulihkan layanan perpustakaan, terutama ruang baca anak yang menjadi salah satu fasilitas favorit bagi para pengunjung.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar layanan dapat kembali normal secepatnya. Ruang baca anak menjadi prioritas kami karena kami memahami betapa pentingnya akses literasi bagi generasi penerus,” tambahnya.
Meskipun musibah banjir sempat mengganggu operasional, DPK Kaltim menegaskan dedikasinya untuk terus melestarikan arsip dan meningkatkan minat baca di Kalimantan Timur.
Langkah-langkah mitigasi risiko bencana juga akan dikaji lebih lanjut untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. (Rad/ADV/Diskominfo Kaltim)







