Hari Buruh, PPMI Kutim Basah Kuyup Suarakan Tuntutan
Portalkaltim.com, Kutai Timur — Tanggal 1 Mei menjadi momentum peringatan Hari Buruh Internasional. Di hari itu, para buruh sedunia akan menyuarakan aspirasi mereka untuk mendapatkan kesejahteraan. Tak hanya itu, harapannya ke depan melalui aksi ini, hak-hak mereka dapat terpenuhi.
Salah satu aksi turun ke jalan dilakukan oleh Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Kutai Timur (Kutim). Mereka sudah berkumpul di depan Kantor DPC PPMI Kutim, yang berada di Jalan Karya Etam sejak pukul 07.30 WITA.
Penyuaraan aspirasi ini mereka di pertigaan Jalan Yos Sudarso III dan Jalan A Wahab Syaharanie, tepatnya di depan Pos Polantas Simpang tiga.
PPMI Kutim tentunya menyuarakan suara mereka sebagai buruh, dan menuntut pemerintah supaya dapat mengabulkan hak-hak mereka sebagai tenaga buruh.
Dengan semangat 45, PPMI Kutim menyampaikan orasi-orasi mengenai keresahan para buruh, terutama yang berada di Kutim.
“Menilai ketimpangan dalam implementasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. PPMI Kutim mencermati bahwa pemberlakuan Uu Cipta Kerja Omnibus Law masih menyisakan kegelisahan dan di kalangan pekerja,” ucap Ketua DPC PPMI Kutim Tabrani Yusuf, S.Tp sewaktu diwawancarai Portal Kaltim.
Meskipun cuaca pada saat itu sedang hujan, bukan jadi halangan bagi mereka yang akan menyampaikan orasi. Semangat terpancar kuat dalam menyampaikan suara-suaranya hingga pakaian-pakaian para anggota basah kuyup.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan sekalian yang hadir untuk berjuang pada hari ini yang sudah berhujan-hujan,” katanya.
Dalam aksi buruh tersebut, mereka juga menyampaikan beberapa kritik terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim, yang salah satunya terkait masalah penyerapan tenaga kerja yang kurang maksimal. Ditambah, Kutim ini memiliki sumber daya alam yang begitu melimpah.
“Terkhusus di Kutai Timur. Sulitnya mereka mencari kerja. Padahal banyaknya perusahaan, banyaknya perusahaan yang berdiri di sepanjang Kutai Timur yang mengeksploitasi sumber daya alam kita,” sebutnya.
Terakhir, dirinya mengucapkan terima kasih kepada aparat kepolisian, karena berkat bantuan mereka, arus lalu lintas tetap dapat berjalan dengan mestinya. (TS)
![]()










