Kunjungi KDM, Rudy Mas’ud Ajak “Gubernur Konten” Kerja Sama

Suasana keakraban Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Portalkaltim.com, Subang — Gubernur Jawa barat (Jabar) Dedi Mulyadi, atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Kang Dedi Mulyadi (KDM), menyambut secara hangat kedatangan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, yang juga biasa dipanggil dengan sebutan Harum. Rudy Mas’ud mendatangi kediaman Dedi Mulyadi di kediamannya, Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kabupaten Subang dalam pertemuan yang sangat akrab dan penuh hangat.

Rudy Mas’ud mula-mula berterima kasih kepada Dedi Mulyadi karena telah memberikan klarifikasi atas ucapan sambutannya kepada KDM saat rapat dengar pendapat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Kementerian Dalam Negeri dan sejumlah kepala daerah di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

“Pertama terima kasih banyak ya KDM, kita datang silaturahmi, silaturahim, sekaligus juga terima kasih Kang KDM sudah memberikan klarifikasi,” ucap ujar Gubernur Rudy Mas’ud

KDM pun merespons santai dan penuh humor. Menurutnya, pernyataan Gubernur Harum dalam RDP Komisi II DPR RI sebelumnya bukan kritikan, melainkan justru bentuk penghargaan.

“Bapak itu (Gubernur Rudy Mas’ud) muji saya sebenarnya,” tutur KDM sambil memegang dan menepuk tangan Rudy Mas’ud.

Kunjungan Harum ke kediaman KDM pada Minggu (4/5/2025) bukan hanya sekedar untuk basa-basi. Di balik canda tawa mereka, Terdapat keinginan kuat dari Gubernur Harum untuk belajar dari pengalaman-pengalaman sukses KDM selama ini, khususnya dalam mengelola anggaran dan pembangunan sektor pangan.

“Kang KDM ini basic-nya kepala daerah, dulu pernah jadi bupati ya Kang. Saya diberi masukan, bagaimana efisiensi anggaran,” Gubernur Harum.

Ternyata hubungan baik keduanya sudah terjalin sejak pertemuan para kepala daerah di Akademi Militer Magelang, pasca pelantikan Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025. Dari situ, Gubernur Harum mengaku banyak mendapat inspirasi, terutama soal menata keuangan daerah dan mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) .

Saat kunjungan itu, Gubernur Harum juga menawarkan potensi kerja sama antara Kaltim dan Jabar. Potensi besar yang diakui Gubernur Rudy Mas’ud sangat berhasil di Jabar adalah pengembangan pangan.

Menurut Gubernur Harum, Kaltim mempunyai banyak kesamaan potensi dengan Jabar, namun masih perlu banyak belajar lagi, agar lebih baik dan dapat sukses.

Gubernur Harum menjelaskan kepada KDM, bahwa luas Kaltim kurang lebih luasnya dengan Pulau Jawa. Sementara penduduk hanya sekitar 4 juta jiwa. Sangat jauh berbeda jumlahnya dengan penduduk Jawa Barat, yang jumlahnya bahkan dapat mencapai 50 juta jiwa.

Kutai Timur misalnya. Salah satu kabupaten Kalimantan Timur itu memiliki luas 36.000 m2. Kurang lebih dengan Provinsi Jawa Barat. Sementara penduduk Kutim hanya sekitar 400 ribu jiwa.

Dikarenakan rapor pertanian yang belum cukup baik hingga saat ini, Kementerian Pertanian akan mendorong pengembangan pertanian di Kaltim dengan rencana luas areal lumbung pangan 18 ribu hektare dan 25 ribu hektare.

KDM menyambut baik tawaran kerja sama dan menyatakan akan melakukan kunjungan balasan ke Kaltim pada bulan Juni mendatang, bersama para akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Fokus kunjungan tersebut adalah kerja sama di bidang pendidikan, pertanian, perkebunan dll. (TS)

Loading