Viral! Prabowo “Usir” Media dalam Forum Terbuka Danantara

Tangkapan Layar suasana Town Hall Meeting terbuka Danantara di Jakarta Convention Center

Portalkaltim.com, Kutai Timur — Sedang ramai diperbincangkan di media sosial (medsos), Presiden RI Prabowo Subianto, selaku pimpinan rapat dalam acara forum terbuka atau Town Hall Meeting Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia di Jakarta Convention Center, Senin (28/4/2024), tiba-tiba saja “mengusir” awak media yang tengah turut meliput.

Orang nomor satu di Republik Indonesia itu tiba-tiba memberikan interupsi agar para wartawan disuruh untuk meninggalkan tempat dan seketika forum terbuka menjadi tertutup. Sontak, tindakan Prabowo mendatangkan kabar simpang siur di kalangan masyarakat.

Acara yang berlangsung di Ruang Cendrawasih ini merupakan upaya untuk mempererat sinergi antara Badan Pengelola Danantara dengan BUMN dan Grup Usaha BUMN, dengan tujuan penguatan ekosistem investasi nasional. Selain itu, bakal disampaikan juga sejumlah perkembangan hasil pengelolaan investasi Danantara.

Awalnya, acara berjalan lancar dan awak media masih tengah menjalankan tugas mereka. Sampai tiba Presiden RI ke-8 itu hendak menyampaikan pidatonya, pembawa acara meminta para awak media untuk meninggalkan ruangan tanpa alasan yang jelas. Usai instruksi itu, siaran mendadak berhenti.

“Karena sesuatu dan lain hal, kami persilakan seluruh rekan-rekan media berkenan meninggalkan ruangan,” ujar pembawa acara pada kanal YouTube Kompas.com, yang diunggah ulang akun Instagram @vereditum.

Atas kejadian itu, akun @vereditum dibanjiri berbagai tanggapan dari warganet. Bahkan sanking viralnya, postingan yang baru diposting dua hari lalu itu sudah dibanjiri 23,3 ribu tanda suka, 1.459 ribu komentar dan 6.431 kali dibagikan. Banyak netizen yang bertanya-tanya dan menyampaikan kurangnya transparansi dalam forum ini.

“RUU dibahas sembunyi-sembunyi, terus sekarang ini,” ucap salah satu netizen dengan akun @tobi.

“Justru gak bisa kayak gitu, Indonesia itu butuhnya transparansi karna menyangkut kebutuhan bersama, kalo rakyat ga dibebankan apa-apa ya terserah mau empat mata, dua mata, delapan mata. Kebijakan ini yang merasakan dampaknya itu pasti semuanya, termasuk masyarakat, jadi sebagi rakyat kita mesti paham. Transparansi, kayak yg udah diterapkan oleh negara Jepang dll,” ujar netizen lain @ang.

Pada awal pembentukan Danantara, politisi Partai Gerindra ini berjanji akan transparan dalam mengelolanya. Dikarenakan lembaga ini mengelola seluruh kekuatan ekonomi, dana, dan aset milik negara.

Usai viral, Prabowo Subianto akhirnya menyampaikan alasan mengapa hal demikian terjadi. Ia beralasan bahwa dikeluarkannya awak media dari forum karena hal sensitif terkait tegurannya kepada para petinggi Danantara. Tak ingin menjadi buah bibir atau dikonsumsi publik, tegurannya tersebut harus sampai para direksi dengan menjaga etika menegur seseorang.

“Tertutup karena saya banyak menegur direksi-direksi, tidak enak ditegur di depan awak media,” pungkas Prabowo Subianto seusai forum tersebut. (TS)

Loading