BPKAD Kaltim Tunggu Restu DJKN untuk Operasikan Hotel Atlet
Kepala BPKAD Kaltim, Ahmad Muzakkir. (Rad/Portalkaltim.com)
Portalkaltim.com, Samarinda – Terkait pemanfaatan hotel atlet. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih menunggu penetapan harga dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).
Untuk diketahui, hotel yang berada di kawasan GOR Kadrie Oening, Samarinda ini sebelumnya direnovasi pada 2024 setelah terbengkalai selama 14 tahun.
Renovasi dilakukan guna mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) di Kaltim. Dengan anggaran yang di berikan oleh Pemprov Kaltim sebesar Rp111,2 miliar untuk merehabilitasi gedung delapan lantai tersebut yang memiliki 273 kamar.
Meski telah digunakan dalam ajang MTQN tahun lalu, hingga kini belum ada kepastian mengenai kelanjutan pemanfaatan Hotel Atlet yang dibangun pada 2008 untuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Padahal, hotel ini dinilai berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim.
Kepala BPKAD Kaltim, Ahmad Muzakkir, mengatakan Gubernur telah menginstruksikan pemanfaatan Hotel Atlet. Namun, pengelolaannya berada di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
“Sejak awal, Hotel Atlet ini sudah disiapkan dengan sarana dan prasarana yang memadai sehingga sangat layak difungsikan sebagai hotel,” ujarnya, Sabtu (25/4/2025).
Ia juga menjelaskan, pihaknya masih menunggu perhitungan nilai pemanfaatan dari DJKN, untuk menentukan standar harga.
“Karena setiap pemanfaatan aset daerah menggunakan dasar penilaian dari DJKN,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemprov Kaltim sebenarnya telah memiliki regulasi mengenai pemanfaatan dan pengelolaan aset melalui Peraturan Gubernur (Pergub) tentang retribusi.
Muzakir bilang, Pergub ini mengatur mekanisme penarikan retribusi dan sewa aset daerah.
“Kalau nantinya pemanfaatan Hotel Atlet menggunakan acuan Pergub, maka prosesnya bisa langsung berjalan. Namun tetap bergantung pada kesiapan lokasi dan hasil penilaian dari DJKN,” pungkasnya. (Rad/ADV/Diskominfo Kaltim)







