Program MBG Dinilai Belum Tepat Sasaran, DPRD Samarinda Soroti Metodologi Pendataan
Anggota DPRD Samarinda, Anhar.,S.T.(AHM/Portalkaltim.com)
Portalkaltim.com ,Samarinda — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat sorotan. Anggota DPRD Samarinda Anhar menilai kebijakan tersebut belum sepenuhnya tepat sasaran karena masih diberikan secara merata tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi penerima manfaat.
Menurutnya, program tersebut seharusnya difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama anak-anak dari keluarga prasejahtera. Ia menilai masih banyak penerima yang berasal dari keluarga mampu sehingga menimbulkan perdebatan di masyarakat.
“Anak-anak sekolah swasta yang ekonominya cukup baik juga mendapat program itu. Bahkan anak sekolah negeri yang kondisi ekonominya bagus juga dapat, padahal makanan di rumah mereka jauh lebih baik dibanding MBG,” ujarnya saat di wawancara,
Ia menegaskan, polemik tidak akan muncul apabila pemerintah memiliki metodologi pendataan yang jelas sebelum meluncurkan program nasional tersebut. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan saat ini terkesan menyamaratakan seluruh masyarakat.
Kalau yang menerima memang orang yang membutuhkan, tentu tidak ada perdebatan. Tapi kalau dipukul rata, seolah-olah semua masyarakat mengalami stunting,” katanya.
Ia kemudian membandingkan MBG dengan program bantuan sosial lain seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan BPJS PBI yang dinilai memiliki indikator penerima yang lebih jelas dan terukur.
“Kalau KIS dan BPJS PBI itu jelas ada kriterianya. Ada syarat masyarakat prasejahtera yang harus dipenuhi. Jadi bantuan memang diberikan kepada yang berhak,” tutupnya. (AHM/RAD/DPRD Samarinda)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7







