Pendataan Bantuan Sosial Dinilai Masih Bermasalah, Data Warga Meninggal Disebut Masih Aktif
Anggota DPRD Samarinda, Anhar.,S.T. (AHM/Portalkaltim.com).
Portalkaltim.com, Samarinda — Permasalahan pendataan bantuan sosial kembali menjadi perhatian Anggota DPRD Samarinda Anhar, dinilai masih banyak ketidaksesuaian data penerima bantuan kesehatan seperti KIS dan BPJS PBI di lapangan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Samarinda selama ini menggunakan kategori masyarakat prasejahtera sebagai dasar penerima bantuan iuran kesehatan melalui APBD.
“Ada sekitar 302 ribu masyarakat yang masuk kategori garis kemiskinan dan prasejahtera berdasarkan data yang digunakan pemerintah,” katanya.
Namun demikian, ia mengaku masih menemukan berbagai persoalan dalam proses pendataan, mulai dari salah alamat hingga data warga yang sudah meninggal tetapi masih tercatat sebagai penerima bantuan.
“Masih ada data penerima yang sudah meninggal tapi namanya tetap aktif. Ada juga yang salah alamat. Itu yang membuat data terus dievaluasi,” ujarnya saat di wawancara.
Ia menilai persoalan tersebut menunjukkan pentingnya validasi data secara berkala agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau basis datanya benar, sebenarnya penyaluran bantuan itu mudah dilakukan dan tidak menimbulkan polemik,” tuturnya. (AHM/RAD/DPRD Samarinda)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7







