Kritik Penghapusan Guru Honorer, Anhar: Jangan Bikin Daerah Semakin Kekurangan Guru
Anggota DPRD Kota Samarinda Anhar (DIN/Portalkaltim.com)
Portalkaltim.com,Samarinda – Anggota DPRD Samarinda, Anhar, mengkritik keras wacana penghapusan guru honorer yang belakangan menjadi pembahasan nasional. Menurutnya, kebijakan tersebut justru berpotensi memperparah krisis tenaga pengajar di daerah, khususnya di Kota Samarinda yang saat ini masih kekurangan ratusan guru.
Ia menyebut, keberadaan guru honorer selama ini sangat membantu operasional pendidikan di sekolah-sekolah negeri. Bahkan, Samarinda disebut masih mengalami kekurangan sekitar 700 tenaga pengajar.
“Kalau guru-guru honorer dihilangkan, tentu kekurangan guru di Samarinda bisa lebih parah lagi. Saat ini saja kita masih kekurangan sekitar 700 guru,” ujar Anhar, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, pemerintah pusat seharusnya memahami kondisi daerah yang berbeda-beda. Ia menilai kebijakan pendidikan tidak bisa disamaratakan antara daerah seperti Samarinda dengan kota besar seperti Jakarta.
“Jangan samakan daerah dengan Jakarta. Di daerah kita masih sangat bergantung pada guru honorer. Kalau solusinya hanya menghilangkan tenaga honorer, ya menterinya saja yang diganti,” tegasnya.
Anhar menilai kualitas guru honorer sebenarnya tidak kalah dibanding guru ASN. Persoalan utama saat ini, kata dia, adalah bagaimana pemerintah mampu menyediakan solusi konkret terhadap kebutuhan tenaga pengajar.
“Kalau memang tidak ada anggaran, ya carikan anggarannya. Pemerintah tugasnya mencarikan solusi, bukan malah menghapus tenaga yang masih dibutuhkan,” katanya. (DIN/ADV/DPRD KOTA SAMARINDA).
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7







