Rem Blong di Jalan Menurun, Truk Koral Picu Tabrakan Beruntun 9 Kendaraan di Bengalon
Portalkaltim.com, Kutai Timur —Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan kembali terjadi, tepatnya di Jalan Mulawarman, yakni di depan Bengkel Etam RT 22, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jumat (9/1/2025).
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh sebuah truk bermuatan batu koral yang mengalami rem blong saat melintas di jalan menurun. Akibat kecelakaan itu, sembilan kendaraan menjadi rusak , tiga orang karyawan bengkel mengalami luka ringan, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut terdiri dari tiga unit dump truck, satu unit Toyota Hilux, serta lima unit sepeda motor yang sedang terparkir di area bengkel.
Kapolsek Bengalon AKP Asriadi menjelaskan, kecelakaan bermula saat dump truck Mitsubishi Fuso warna oranye dengan nomor polisi DD-8903-SC yang dikemudikan Amran Basran (44) melaju dari arah Sangkulirang menuju Simpang Perdau. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Truk kemudian menabrak bagian belakang Toyota Hilux yang berada di depannya, lalu terseret hingga masuk ke halaman bengkel. Lima sepeda motor yang terparkir ikut terseret dan tertimpa kendaraan,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, lanjut AKP Asriadi, dump truck Fuso tersebut kemudian menabrak bangunan bengkel dan pohon mangga hingga akhirnya terbalik. Bak kendaraan yang terbalik kembali membentur dump truck Isuzu yang berada di depannya, sehingga berpindah jalur dan bertabrakan dengan dump truck Hino yang datang dari arah berlawanan.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang karyawan Bengkel Etam mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh dan telah mendapatkan penanganan medis. Sementara pengemudi dump truck Fuso dilaporkan hanya mengalami sesak napas dan kini dalam kondisi membaik.
Menanggapi insiden tersebut, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menegaskan pihaknya akan menangani peristiwa ini secara profesional sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan bermuatan berat.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi, terutama kendaraan angkutan dan bermuatan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum beroperasi. Pemeriksaan rem dan sistem keselamatan lainnya wajib dilakukan untuk mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun masyarakat,” tegas AKBP Fauzan.
Pemeriksaan rem dan sistem keselamatan lainnya wajib dilakukan untuk mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun masyarakat,” tegas AKBP Fauzan.
la juga menginstruksikan jajaran Satlantas Polres Kutim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata para pengemudi dan saksi, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (TS)
![]()








