Banyak Jentik Ditemukan di Wadah Terbuka, RT 38 Didorong Lebih Waspada Hadapi Musim Hujan

Tri Dewi Anora, petugas Kesehatan Lingkungan

Portalkaltim.com, Balikpapan -Hujan yang turun hampir setiap hari belakangan ini membuat kegiatan penyisiran jentik nyamuk di RT 38 Telaga Sari menemukan hasil yang cukup mengkhawatirkan.

Dalam agenda pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dilaksanakan pada Sabtu (15/11/2025), petugas dari Puskesmas Telaga Sari mendapati sejumlah wadah air yang menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk Aedes aegypti, penyebab demam berdarah dengue (DBD).

Tri Dewi Anora, petugas sanitasi yang memimpin pengecekan lapangan, mengungkapkan bahwa jentik paling banyak ditemukan di ban bekas, ember terbuka, wadah kecil yang tidak terpakai, hingga drum air milik warga. Kondisi tersebut menunjukkan masih banyak titik rawan yang terlewat dalam pemantauan rutin masyarakat.

“Hampir di setiap sudut kami temukan tempat air menggenang. Bahkan wadah kecil yang terlihat sepele ternyata sudah berisi jentik,” ujarnya.

Menurut Tri Dewi, temuan ini menandakan bahwa sebagian warga belum konsisten melakukan pemeriksaan lingkungan, terutama di area yang jarang tersentuh saat kegiatan bersih-bersih. Selama PSN berlangsung, petugas langsung membersihkan dan menangani setiap temuan, mulai dari menguras, menutup wadah, hingga memberantas jentik sesuai prosedur kesehatan.

“Kami bersihkan di tempat, karena jika dibiarkan dua atau tiga hari saja, jentik itu bisa berubah menjadi nyamuk dewasa,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa jentik dapat tumbuh cepat meski hanya berada dalam genangan air berukuran kecil, sehingga kewaspadaan warga harus meningkat selama musim hujan. Tri Dewi berharap masyarakat lebih rutin memantau lingkungan rumah, karena upaya menekan kasus DBD tidak akan efektif tanpa keterlibatan aktif seluruh warga.

Dengan meningkatnya temuan jentik, warga RT 38 diimbau memperkuat kebersihan lingkungan agar risiko penularan demam berdarah dapat ditekan. ADV

Loading