Puskesmas Teritip Imbau Warga Perkuat Pola Hidup Sehat di Akhir Tahun
Portalkaltim.com, Balikpapan – Menjelang penghujung tahun 2025, Puskesmas Teritip kembali mengimbau seluruh masyarakat untuk semakin memperkuat penerapan pola hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan keluarga maupun di sekitar tempat tinggal mereka. Ajakan ini menjadi langkah antisipatif guna mencegah berbagai penyakit yang umumnya mengalami peningkatan saat musim penghujan tiba. Kondisi lingkungan yang lembap, banyaknya genangan air, serta berkurangnya perhatian terhadap kebersihan kerap menjadi faktor pemicu munculnya penyakit berbasis lingkungan.
Kepala Puskesmas Teritip, dr. Akhmad Irawan, menegaskan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seharusnya tidak hanya menjadi sekadar imbauan yang bersifat sesaat, tetapi harus menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa penerapan PHBS dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan diri, rajin mencuci tangan, membersihkan rumah secara rutin, serta tidak membiarkan sampah menumpuk di lingkungan sekitar.
“Kepada masyarakat agar selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat atau PHBS, atau juga dikenal dengan Germas, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” ujarnya.
Menurut dr. Irawan, menjalankan gaya hidup sehat sebenarnya bukanlah hal yang sulit, selama ada kesadaran dari setiap individu dan dukungan dari lingkungan keluarga. Kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus akan membentuk pola hidup yang sehat dan berkelanjutan. Pembiasaan inilah yang menjadi kunci agar masyarakat dapat lebih mudah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam rutinitas mereka.
“Hidup sehat itu tidak mudah tetapi juga tidak susah. Kuncinya di pembudayaan atau pembiasaan. Jika sudah terbiasa maka akan sangat mudah untuk hidup sehat,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Irawan juga mengingatkan bahwa datangnya musim penghujan kerap diikuti dengan peningkatan kasus berbagai penyakit yang berkaitan erat dengan kondisi lingkungan, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan diare. Genangan air yang tidak segera dibersihkan dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk, sementara sanitasi yang buruk dapat memicu penyebaran penyakit lainnya.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, memastikan saluran air tetap lancar, menutup dan menguras tempat penampungan air, serta membuang sampah pada tempatnya.
“Di masa akhir tahun ini kita sudah masuk musim penghujan. Tentunya ada beberapa penyakit lingkungan yang biasanya meningkat kasusnya seperti DBD dan juga diare,” tutupnya.
Melalui ajakan ini, Puskesmas Teritip berharap masyarakat dapat lebih sadar dan aktif menjaga kesehatan diri dan lingkungan sebagai langkah preventif untuk melindungi keluarga dari ancaman penyakit, khususnya di musim penghujan yang rawan gangguan kesehatan. (YD/ADV)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7







