Menjemput Bola Demi Kesehatan Warga, Kisah Kader Posyandu RT 43
Portalkaltim.com, Balikpapan –
Di tengah rutinitas sebagai ibu rumah tangga, Susi Indrawati tetap menunjukkan komitmen kuat sebagai kader Posyandu di RT 43. Setiap bulan, ia meluangkan waktu untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat, terutama pemantauan tumbuh kembang balita. Baginya, menjadi kader bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi wujud nyata pengabdian kepada lingkungan.
Susi mengaku masih sering menghadapi berbagai tantangan, salah satunya mengajak para orang tua untuk rutin membawa balita mereka ke Posyandu. Menurutnya, sebagian warga merasa cukup memeriksakan anak ke dokter atau puskesmas sehingga menyepelekan fungsi Posyandu sebagai layanan dasar kesehatan masyarakat.
“Sekarang banyak yang merasa cukup periksa ke dokter atau puskesmas, padahal posyandu juga penting,” ujarnya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Susi dan rekan-rekannya kerap menjemput bola. Mereka mendatangi langsung rumah warga, mengingatkan jadwal pelayanan, dan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemantauan rutin. Pendekatan personal ini terbukti lebih efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.
Semangat Susi semakin bertambah setelah mengikuti Pelatihan Keterampilan Dasar Kader Posyandu pada Senin (11/11/2025). Dalam pelatihan itu, ia memperoleh berbagai ilmu baru, mulai dari cara mengukur pertumbuhan dan status gizi anak, teknik penyuluhan kesehatan, hingga tata cara pencatatan data perkembangan balita.
“Kami belajar supaya bisa menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” tambahnya.
Bagi Susi, ilmu yang diperoleh bukan hanya menambah keterampilannya sebagai kader, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri saat memberikan edukasi kepada warga. Ia menyadari bahwa peran kader sangat penting dalam menjembatani informasi kesehatan dari tenaga medis kepada masyarakat di tingkat RT.
Meski tantangan tak sedikit, tekad Susi untuk terus mengabdi tak pernah goyah. Ia berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan akan semakin meningkat.
“Kesehatan itu mahal, jadi kami ingin masyarakat lebih peduli,” katanya sambil tersenyum. ADV
![]()







