Bedah Data Lintas OPD Bakal Dilakukan untuk Percepatan Penanggulangan Stunting

Portalkaltim.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting yang hingga kini masih menjadi tantangan utama dalam peningkatan kualitas pembangunan manusia di daerah. Berbagai langkah koordinatif mulai diarahkan secara lebih sistematis agar penanganan yang dilakukan mampu memberikan hasil yang nyata dan berkelanjutan.

Kolaborasi antarperangkat daerah kini difokuskan untuk memastikan seluruh program berjalan selaras serta berbasis pada data keluarga berisiko stunting yang akurat dan mutakhir. Keberadaan data ini menjadi fondasi penting agar setiap intervensi tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga dapat dipadukan dengan program lain yang relevan.

Langkah strategis berikutnya akan diarahkan pada pemanfaatan menyeluruh terhadap data keluarga berisiko, sehingga intervensi dari masing-masing OPD dapat saling melengkapi di lapangan dan memberi dampak yang lebih optimal.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kutai Timur, Achmad Junaidi, menjelaskan bahwa upaya ini akan dibahas lebih mendalam melalui forum resmi bersama seluruh OPD terkait. “Nanti kita akan bahas pemanfaatan data keluarga berisiko dan kolaborasi OPD terkait,” ujar Achmad Junaidi.

Ia menegaskan bahwa rapat lanjutan tersebut akan menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan strategi antarinstansi agar penanganan stunting berjalan terpadu. “Akan ada pertemuan berikutnya yang dipimpin Wakil Bupati sebagai Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Stunting untuk bedah data lintas OPD,” jelasnya.

Dengan dipimpinnya langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi, koordinasi lintas sektor diharapkan semakin kuat sehingga setiap intervensi benar-benar berangkat dari data riil di lapangan. Langkah ini menjadi bukti komitmen Kutai Timur dalam menurunkan angka stunting sekaligus memperkuat tata kelola data sebagai dasar pembangunan manusia yang lebih berkualitas. (SH/ADV)

Loading