Posyandu Lansia Lamaru Perluas Layanan Kesehatan Warga Melalui Pelayanan Tiap RT

Balikpapan – Di bawah langit pagi yang hangat, deretan kursi plastik memenuhi halaman Posyandu Lansia RT 01 Lamaru, Jumat (14/11/2025).

Suasana akrab perlahan muncul ketika para lansia berdatangan, sebagian dibantu anak dan cucu mereka, siap mengikuti pemeriksaan kesehatan bulanan yang kali ini digelar lebih besar dari biasanya.

Kegiatan posyandu hari itu menyatukan empat RT sekaligus, membuat halaman yang sederhana menjadi pusat perhatian bagi warga lanjut usia yang datang dari berbagai sudut Kelurahan Lamaru.

Di tengah aktivitas itu, hadir tenaga kesehatan, pengurus posyandu, dan para relawan yang bergerak sigap memberikan layanan.

“Kegiatan hari ini adalah Posyandu Lansia gabungan yang melibatkan beberapa RT agar pelayanannya menjangkau lebih banyak warga,” ujar Kepala Puskesmas Lamaru dr Isdiawati, M.A.R.S.

Acara dimulai dengan senam lansia yang dipandu instruktur, memberikan pemanasan ringan bagi peserta sebelum menerima penyuluhan mengenai osteoporosis dan osteoartritis.

Pemeriksaan fisik menyeluruh dilakukan berikutnya, seperti cek tensi, gula darah, status gizi, pemeriksaan gigi, hingga asesmen mobilitas lansia.

“Pemeriksaan lansia cukup lama karena banyak parameter kesehatan yang harus kami cek,” katanya.

Kegiatan posyandu lansia ini digelar setiap bulan dengan sistem lokasi bergilir di antara 34 RT yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Lamaru.

Pola ini dibuat agar layanan tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Pelaksana kegiatan di lapangan dipimpin pengurus posyandu, saat ini Ibu Nuraini, sementara dokter, ahli gizi, dan tenaga gigi kami jadwalkan secara rolling,” sebutnya.

Materi penyuluhan juga dibuat adaptif mengikuti kebutuhan kesehatan lansia di wilayah tersebut.

Selain osteoporosis, tim Puskesmas memberikan edukasi gizi, pencegahan penyakit degeneratif, serta intervensi promotif dan preventif lainnya.

“Pelayanan ini tidak eksklusif untuk usia 60 tahun ke atas. Pra-lansia usia 55 tahun juga kami terima supaya pencegahan bisa dimulai sejak dini,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, dr Isdiawati menyampaikan pesan kepada keluarga dan masyarakat agar lebih aktif mendampingi para lansia mengikuti layanan posyandu.

“Ajak orang tua, kakek, dan nenek untuk datang ke Posyandu Lansia. Pemeriksaan dini membantu kita mengetahui kondisi kesehatan lebih cepat sehingga penanganan bisa segera dilakukan,” tandasnya. (SH/ADV)

Loading