DPRD Kutim Minta Pemerintah Perkuat Manajemen Proyek untuk Cegah Kekosongan Pekerjaan

Portalkaltim.com, Kutai Timur – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Masdari Kidang, meminta pemerintah daerah memperkuat manajemen proyek pembangunan agar tidak terjadi kekosongan pekerjaan.

Menurut Kidang, beberapa program yang telah dilelang seharusnya sudah dimulai, namun tertahan karena persoalan teknis yang bisa diantisipasi sejak awal.

“Ada kegiatan yang anggarannya sudah turun, tapi pelaksanaannya belum mulai. Ini membuat masyarakat bertanya-tanya,” kata Kidang kepada awak media.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat sering kali mengaitkan keterlambatan tersebut dengan kinerja DPRD, padahal banyak proses berada di jalur eksekutif.

Untuk itu, dirinya meminta pemerintah lebih transparan dalam menyampaikan perkembangan kepada DPRD.

“Kami ingin tahu apa kendalanya. Kalau ada masalah, mari disampaikan sejak awal supaya kita bisa bantu carikan solusi,” ujarnya.

Ia juga menilai pentingnya mempercepat penyelesaian kendala administratif di (organisasi perangkat daerah) OPD.

“Kalau kepala dinas sedang tugas luar, harus ada pejabat yang bisa mengambil keputusan. Jangan menunggu sampai semuanya tertunda,” tegasnya.

Dirinya menambahkan bahwa penundaan proyek berpotensi menimbulkan persepsi negatif di kalangan masyarakat.

“Dewan sering dianggap tidak bekerja, padahal masalahnya bukan di kami. Kami justru berusaha mempercepat,” katanya.

Menurutnya, pembangunan yang berjalan dengan tepat waktu akan menguatkan kepercayaan publik dan memberi dampak langsung bagi warga.

“Kalau pekerjaan cepat, masyarakat juga cepat merasakan manfaatnya,” tuturnya.

Pria yang lahir di Bengalon itu turut menyerukan agar pemerintah melihat ini sebagai dorongan untuk memperbaiki tata kelola pembangunan.

“Bukan untuk menyalahkan, tetapi demi memastikan program berjalan sesuai harapan,” tutupnya. (TS/ADV)

Loading