Dishub Balikpapan Resmikan Halte Kehutanan, Simpul Baru Transportasi Terpadu
Balikpapan,– Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali melangkah maju dalam pengembangan sistem transportasi publik yang modern dan terintegrasi. Dishub secara resmi memperkenalkan Halte Kehutanan di Jalan Ahmad Yani, tak jauh dari kawasan Plaza Balikpapan, sebagai bagian dari komitmen memperkuat konektivitas antar moda transportasi di kota minyak tersebut.
Pembangunan halte ini terlaksana melalui kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Fasilitas tersebut diharapkan menjadi simpul penting penghubung antara layanan Bus Balikpapan City Trans (BCT) dengan berbagai moda transportasi lainnya, sehingga masyarakat dapat bermobilitas dengan lebih mudah, aman, dan nyaman.
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menjelaskan bahwa Halte Kehutanan bukan sekadar tempat menunggu bus, melainkan bagian dari strategi besar dalam membangun sistem transportasi publik yang efisien, inklusif, dan ramah lingkungan.
“Halte ini dirancang untuk mempermudah perpindahan antar moda transportasi agar masyarakat tidak lagi bergantung pada kendaraan pribadi. Ini bentuk nyata komitmen kita dalam menciptakan sistem transportasi yang berkelanjutan,” ujar Fadli, Kamis (13/11/2025).
Halte Kehutanan hadir dengan desain modern dan fasilitas lengkap, mulai dari area tunggu yang nyaman, penerangan yang memadai, akses ramah disabilitas, hingga area aman bagi pelajar dan lansia. Dishub menargetkan halte tersebut menjadi prototipe bagi pembangunan halte-halte modern lainnya di seluruh wilayah Balikpapan.
Menurut Fadli, kehadiran Halte Kehutanan juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Dalam situasi keterbatasan anggaran, kerja sama melalui program CSR menjadi solusi strategis untuk mempercepat pembangunan fasilitas publik tanpa membebani keuangan daerah.
“Sinergi dengan dunia usaha ini akan terus kami kembangkan. Model kemitraan seperti ini akan diterapkan di sejumlah titik strategis lain, terutama di kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi,” jelasnya.
Selain memperluas jaringan halte modern, Dishub juga tengah menyiapkan rencana integrasi digital melalui aplikasi layanan transportasi publik berbasis smart city. Inovasi ini diharapkan semakin memperkuat visi Balikpapan sebagai kota yang ramah, nyaman, dan berpusat pada kebutuhan masyarakat.
Dengan peresmian Halte Kehutanan, Balikpapan menegaskan langkahnya sebagai kota yang terus berinovasi dalam mewujudkan sistem transportasi publik yang efisien, aman, dan berkelanjutan. Pemerintah optimistis, keberadaan halte ini akan menjadi simbol kemajuan dan komitmen Balikpapan menuju masa depan transportasi cerdas dan terintegrasi.ADV
![]()







