Pemkot Balikpapan Bangun Terminal Terpadu di Dermaga Baru Tengah, Dorong Konektivitas Darat dan Laut
Balikpapan — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya memperkuat infrastruktur transportasi publik guna mendukung konektivitas wilayah dan pelayanan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan terminal terpadu di kawasan Dermaga Baru Tengah, Balikpapan Barat, yang dirancang menjadi pusat integrasi antara transportasi darat dan laut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurahman, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan terminal tersebut akan mulai direalisasikan pada tahun 2026 mendatang. Terminal ini akan dibangun dengan desain dua lantai yang mengedepankan konsep modern, efisien, dan ramah pengguna.
“Lantai pertama difokuskan untuk area parkir kendaraan roda dua dan roda empat, sementara lantai atas akan digunakan untuk aktivitas penumpang dan layanan operasional transportasi. Kami ingin menghadirkan simpul transportasi yang lebih terintegrasi dan efisien,” ujar Fadli saat ditemui pada Rabu (12/11/2025).
Menurutnya, terminal ini diharapkan dapat menjadi pusat konektivitas baru di wilayah barat Balikpapan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. Dengan adanya terminal terpadu, mobilitas warga akan semakin lancar, dan konektivitas antar moda transportasi dapat berjalan lebih baik.
Fadli menjelaskan bahwa dokumen Detail Engineering Design (DED) pembangunan terminal tersebut telah rampung. Saat ini, Dishub Balikpapan tengah mempersiapkan tahap pembangunan fisik dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
“Proyek ini juga menjadi langkah strategis Pemkot Balikpapan untuk memperkuat posisi daerah dalam pengelolaan fasilitas transportasi laut. Kami ingin menunjukkan kesiapan Balikpapan untuk mengelola Dermaga Baru Tengah secara penuh di bawah kewenangan pemerintah kota,” ujarnya.
Meski demikian, Fadli mengakui masih terdapat tantangan dari sisi anggaran. Saat ini, Pemkot bersama DPRD Balikpapan tengah melakukan proses rasionalisasi anggaran yang berpotensi memengaruhi jadwal pembangunan. Namun, ia optimistis proyek vital ini akan tetap terealisasi sesuai target.
“Kami berharap pembangunan terminal terpadu ini tidak ikut terdampak penyesuaian anggaran. Infrastruktur seperti ini sangat dibutuhkan agar pelayanan publik semakin optimal,” tegasnya.
Keberadaan terminal terpadu Dermaga Baru Tengah nantinya diharapkan menjadi penopang utama jaringan transportasi dan logistik di wilayah Balikpapan Barat, serta mendukung kesiapan Balikpapan sebagai kota penunjang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Dengan hadirnya fasilitas ini, Balikpapan semakin siap menjadi pusat konektivitas strategis Kalimantan Timur, mendukung arus mobilitas barang dan penumpang secara efisien, aman, dan berkelanjutan,” pungkas Fadli.ADV
![]()







