Cakupan Penimbangan Bayi di Puskesmas Lamaru Meningkat hingga 80 Persen
Portalkaltim.com, Balikpapan – Upaya Puskesmas Lamaru dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar menunjukkan hasil yang sangat positif dan menggembirakan. Salah satu indikator keberhasilan paling nyata adalah peningkatan signifikan cakupan penimbangan bayi di posyandu, yang sebelumnya hanya sekitar 45 persen, kini meningkat menjadi 70 hingga 80 persen pada bulan September tahun ini.
Kepala Puskesmas Lamaru, dr. Isdiawati, M.A.R.S., menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh petugas kesehatan dan kader posyandu dalam melakukan penyuluhan langsung, pendampingan, serta motivasi kepada ibu balita dan keluarga mereka.
“Keberhasilan lain adalah peningkatan cakupan penimbangan bayi di Posyandu. Dulu capaian hanya sekitar 45 persen, namun pada September tahun berjalan meningkat menjadi 70–80 persen. Hal ini menunjukkan keseriusan dan konsistensi tim di lapangan,” ujarnya pada Selasa (12/11/2025).
Ia menambahkan, dari seluruh posyandu di wilayah kerja Puskesmas Lamaru, sepuluh di antaranya berhasil mencapai 100 persen partisipasi penimbangan bayi pada bulan September. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pendekatan personal kepada ibu balita, identifikasi akar masalah, serta optimalisasi peran kader kesehatan di setiap posyandu.
“Di bulan September ada 10 posyandu yang mencapai 100 persen pendaftaran; ini merupakan hasil penyuluhan intensif dan pendekatan akar masalah yang dilakukan tim secara konsisten,” tambahnya.
Program peningkatan cakupan posyandu ini menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Lamaru dalam menurunkan angka stunting, memantau tumbuh kembang anak balita, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan rutin di posyandu. Selain edukasi gizi, petugas aktif memberikan pendampingan keluarga agar lebih memahami peran mereka dalam menjaga kesehatan anak. Dengan capaian ini, Puskesmas Lamaru terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan lembaga setempat untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan, cakupan layanan kesehatan dasar di wilayahnya secara berkelanjutan. (SH/ADV)
![]()










