Rp25 Miliar Disiapkan untuk Beasiswa dan Bantuan Pendidikan di Kutai Timur
Portalkutim.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar pada tahun ini.
Dana tersebut dialokasikan untuk tiga program unggulan: Kutim Tuntas, Kutim Stimulan, dan Beasiswa Siswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Muhammad Samsudin, menjelaskan bahwa anggaran ini diperuntukkan bagi masyarakat Kutai Timur yang memenuhi syarat administrasi dan domisili.
Program ini diharapkan mampu mendorong pemerataan akses pendidikan serta membantu mahasiswa dan pelajar berprestasi agar tetap melanjutkan studi tanpa hambatan finansial.
“Total anggaran yang disiapkan pemerintah tahun ini sebesar Rp25 miliar, terbagi untuk Kutim Tuntas, Kutim Stimulan, dan Beasiswa Siswa,” ujarnya di Kantor Bupati Kutai Timur.
Menurutnya, salah satu persyaratan utama penerima bantuan adalah kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kutai Timur yang telah berlaku minimal enam bulan.
Ketentuan ini dibuat untuk memastikan bahwa penerima memang berdomisili tetap dan memiliki ikatan administrasi dengan daerah.
“Kalau ada mahasiswa yang baru kembali ke Kutai Timur setelah menempuh studi di luar daerah dan belum memenuhi syarat enam bulan, kasusnya perlu dilihat dulu,” jelasnya.
Samsudin menambahkan, terdapat fleksibilitas dalam penerapan aturan tersebut apabila calon penerima memang berasal dari Kutai Timur dan masih tercatat dalam Kartu Keluarga daerah setempat.
“Kalau dia lahir di Kutai Timur dan terdaftar di Kartu Keluarga Kutai Timur, itu bisa jadi pertimbangan,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa secara teknis, petunjuk pelaksanaan (juknis) tetap menjadi acuan utama dalam proses seleksi penerima bantuan.
Namun, pemerintah tetap membuka ruang kebijakan bagi mahasiswa asli Kutai Timur yang memiliki alasan administratif kuat.
“Secara teknis, juknisnya memang mensyaratkan enam bulan. Tapi kami juga melihat konteks dan latar belakang setiap penerima agar kebijakan ini tetap adil dan berpihak pada warga Kutai Timur,” pungkasnya. (SH/ADV)
![]()










