Puskesmas Lamaru Jalankan Program Prolanis Secara Rutin untuk Pasien Penyakit Kronis
Portalkaltim.com, Balikpapan – Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat dewasa dan lanjut usia, Puskesmas Lamaru secara konsisten melaksanakan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) sepanjang tahun 2025. Program ini ditujukan khusus bagi penderita diabetes mellitus dan hipertensi, dengan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan semata, tetapi juga pada pembinaan, pencegahan, dan edukasi berkelanjutan agar peserta dapat mengelola kondisi kesehatannya secara mandiri.
Kepala Puskesmas Lamaru, dr. Isdiawati, M.A.R.S., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Prolanis telah berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan sejak awal tahun dan mendapat respons positif dari peserta yang antusias mengikuti setiap aktivitas.
“Dalam menjaga kesehatan masyarakat dewasa dan lanjut usia, Puskesmas juga rutin melaksanakan program Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) yang melibatkan berbagai kegiatan terstruktur dan menyeluruh,” ujarnya.
Kegiatan Prolanis dilengkapi dengan senam Prolanis yang diadakan sebulan sekali di area Puskesmas. Aktivitas ini menjadi cara efektif untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan mobilitas peserta, serta mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dan pasien melalui interaksi langsung yang bersifat edukatif dan motivatif.
“Kegiatan ini diikuti oleh penderita diabetes mellitus dan hipertensi, serta dilengkapi dengan senam Prolanis sebulan sekali di area Puskesmas, sehingga peserta tetap aktif dan termotivasi menjalani pola hidup sehat,” lanjut Isdiawati.
Program ini juga mencakup pemeriksaan rutin tekanan darah, kadar gula darah, serta penyuluhan mengenai gizi seimbang, manajemen stres, dan strategi pencegahan komplikasi penyakit kronis.
Seluruh kegiatan dilaksanakan secara terjadwal dari Januari hingga Desember, dan tahun ini tercapai 100 persen pelaksanaan sesuai rencana kerja. Melalui keberlanjutan program Prolanis, Puskesmas Lamaru berharap kualitas hidup masyarakat dengan penyakit kronis meningkat, sekaligus mendorong budaya hidup sehat dan kesadaran menjaga kesehatan secara berkelanjutan di lingkungan sekitar. (SH/ADV)
![]()










