Dishub Balikpapan Bagi Jalan MT Haryono Jadi Empat Segmen untuk Perkuat Pengawasan dan Ketertiban Lalu Lintas

Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan Jaringan Transportasi Dishub Balikpapan, Sri Kusrini.

Portalkaltim.com, Balikpapan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan membagi ruas Jalan MT Haryono menjadi empat segmen sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan dan penertiban lalu lintas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) yang ditujukan untuk mengurai kepadatan di jalur utama tersebut.

Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Jaringan Transportasi Dishub Balikpapan, Sri Kusrini, menjelaskan bahwa pembagian segmen dilakukan agar setiap bagian jalan dapat ditangani sesuai karakteristik dan permasalahan yang berbeda. Dengan begitu, penanganan di setiap area menjadi lebih fokus, efektif, dan tepat sasaran.

“Setiap segmen di Jalan MT Haryono memiliki kondisi lalu lintas dan aktivitas berbeda. Karena itu, kami membagi penanganannya agar pengawasan, penindakan, dan pembangunan infrastruktur bisa dilakukan secara bertahap dan lebih efisien,” ujarnya saat ditemui, Selasa (11/11/2025).

Sri merinci, pembagian empat segmen tersebut meliputi: segmen pertama dari Beruang Madu hingga Jembatan Beler, segmen kedua dari Simpang Beler hingga Roti Tiam, segmen ketiga dari Roti Tiam menuju Balikpapan Baru, dan segmen keempat dari Balikpapan Baru hingga Simpang Wika.

Di beberapa titik, Dishub telah memasang beton blok untuk mengatur pergerakan kendaraan, terutama yang keluar-masuk dari area SPBU, guna mencegah penumpukan kendaraan di jalur utama. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan titik putar balik bagi kendaraan roda dua di depan Alphamidi dan Kolam Renang Mulawarman.

“Sementara untuk kendaraan roda empat, kami belum memberikan rekomendasi putar balik. Saat ini masih banyak kendaraan yang parkir atau antre di SPBU hingga menutup lajur jalan. Setelah kondisi lalu lintas lebih tertib, baru akan dievaluasi kemungkinan pembukaan putaran bagi mobil,” jelas Sri.

Menurutnya, pembagian segmen ini bukan hanya berfungsi sebagai peta kerja teknis, tetapi juga menjadi dasar perencanaan pembangunan fasilitas pendukung seperti rambu lalu lintas, marka jalan, dan area parkir yang lebih tertata.

“Strategi ini kami harapkan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan serta mengurangi hambatan di sepanjang Jalan MT Haryono. Ini langkah awal menuju tata kelola lalu lintas yang lebih disiplin, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” tambahnya.

Melalui kebijakan tersebut, Dishub Balikpapan menargetkan pemantauan dan penataan arus kendaraan di kawasan padat itu berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat yang melintasi Jalan MT Haryono dapat merasakan peningkatan kenyamanan dan efisiensi perjalanan setiap harinya.ADV

Loading