Posyandu Kencana RT 34 Rutin Pantau Tumbuh Kembang Balita, Satu Kasus Stunting Terus Dipantau
Portalkaltim.com, Balikpapan— Posyandu Kencana RT 34 kembali menggelar pemeriksaan rutin balita pada Sabtu (8/11/2025). Kegiatan yang berada di bawah pembinaan Bidan Yunita ini menyasar balita usia 0 hingga 59 bulan, dengan total 32 anak yang tercatat di wilayah tersebut. Data balita sendiri dikelola bersama oleh pihak RT dan Puskesmas.
Pada kegiatan kali ini, pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, lingkar lengan, hingga konseling dan pemantauan tumbuh kembang.
“Kegiatan ini dilakukan rutin sebulan sekali. Setelah balita, giliran posyandu remaja yang akan kami layani secara bergantian,” jelas Yunita.
Ia menyebutkan, persoalan utama yang sering ditemui adalah fluktuasi berat badan balita, terutama saat pergantian musim ketika banyak anak terserang batuk dan pilek. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara ketat untuk memastikan kondisi anak tetap stabil.
Dalam pemeriksaan terbaru, tercatat satu balita mengalami stunting dan masih dalam pemantauan. Namun kondisinya menunjukkan perkembangan positif.
“Anak atas nama A berat badannya sudah mulai naik. Dilakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan evaluasi rutin oleh Puskesmas untuk melihat progresnya,” terang Yunita.
Kegiatan posyandu turut dibantu oleh kader PKK dan kader posyandu setempat. Tantangan utama, kata Yunita, adalah tingkat kehadiran balita. Selain karena waktu pelaksanaan yang terbatas, medan menuju lokasi juga naik turun sehingga menyulitkan sebagian warga.
“Kami mulai dari jam 10 sampai 12. Kalau cuaca bagus biasanya lebih banyak yang hadir, tapi hari ini masih separuh,” ujarnya.
Yunita juga mengingatkan bahwa pemantauan tumbuh kembang bukan hanya tugas tenaga kesehatan.
“Orang tua harus aktif dan sadar bahwa perkembangan anak adalah tanggung jawab bersama. Meski sibuk bekerja, tetap harus datang ke posyandu atau puskesmas,” pesannya.
Untuk balita yang tidak sempat hadir, bidan dan kader sering melakukan kunjungan jemput bola ke rumah warga.
“Kadang anaknya tidur atau tidak bisa datang. Setelah kegiatan selesai, kami biasanya mendatangi rumahnya untuk pemeriksaan,” pungkasnya.ADV
![]()










