Warga Panjat Pohon Demi Sinyal, Keterbatasan Akses Digital di Kutai Timur Disoroti
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Permasalahan kesenjangan akses telekomunikasi di sejumlah wilayah pedalaman Kutai Timur kembali menjadi sorotan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Dalam sebuah kesempatan, ia membagikan pengalaman pribadinya saat melakukan perjalanan ke daerah terpencil.
Pengalaman tersebut bukan hanya menjadi cerita ringan, tetapi sekaligus gambaran nyata bahwa jaringan komunikasi belum sepenuhnya merata hingga ke pelosok.
Ardiansyah menceritakan bahwa masih banyak warga di daerah terpencil yang harus mencari titik tertentu bahkan memanjat pohon demi mendapatkan sinyal telepon. Ia mengisahkan satu kejadian yang cukup membekas saat dirinya melintasi Desa Batu Appar pada malam hari.
Dari kejauhan, ia melihat seseorang berada di atas pohon, sesuatu yang awalnya terlihat janggal. Setelah ditelusuri, warga tersebut ternyata sedang berusaha mendapatkan sinyal agar dapat berkomunikasi. Cerita itu mengundang tawa sekaligus rasa empati dari para hadirin yang mendengarkan.
Melalui pengalaman tersebut, Ardiansyah menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur digital, termasuk penambahan menara telekomunikasi atau BTS tower di wilayah-wilayah yang masih terisolasi.
Ia menilai pembangunan jaringan internet harus lebih masif dan tepat sasaran, sehingga akses digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga menyebut bahwa pemerintah telah menjalankan program Internet Desa di beberapa lokasi, termasuk fasilitas untuk sekolah, namun ia mengakui bahwa pemenuhan layanan komunikasi belum sepenuhnya maksimal.
“Kita sudah memberikan fasilitas internet ke desa-desa dan sekolah-sekolah, tetapi memang belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat. Ini pekerjaan rumah kita bersama,” tegasnya.
Ardiansyah berharap ke depan pemerataan jaringan komunikasi dapat dipercepat, karena akses telekomunikasi bukan hanya kebutuhan informasi, tetapi juga penunjang pendidikan, ekonomi, serta konektivitas sosial bagi masyarakat di pelosok.(SH/ADV)
![]()








