Malam ta’aruf MTQ Ke-45, Gubernur Kaltim Godok Pemerataan Infrastruktur dan Pendidikan
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Dalam agenda Malam Ta’aruf perihal Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-45 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kutim) Tahun 2025, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan komitmennya terhadap pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan yang ada di Provinsi Kaltim.
Harum menyampaikan bahwa dirinya beserta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim pada kunjungannya ke Kaltim bagian utara, termasuk dengan Kutim yang juga menjadi tuan rumah pelaksana MTQ, merupakan bentuk dukungan dan juga bagian dari upaya menyapa masyarakat dan melihat langsung kondisi infrastruktur dasar di berbagai daerah.

“Kami membawa rombongan forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) termasuk dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) dan Telekomunikasi Selular (Telkomsel) untuk melihat langsung kondisi layanan dasar, karena masih ada desa-desa yang belum teraliri listrik dengan baik, serta masih banyak wilayah yang tidak memiliki akses internet,” ujar Harum dalam sambutannya di Gedung Serba Guna (GSG), Sabtu (12/7/2025).
Selain dari sektor infrastruktur, ia juga menyoroti rendahnya tingkat pendidikan, tingkat kesehatan dan tingginya angka pengangguran di Kaltim. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pendidikan masyarakat Kaltim masih tergolong rendah, dengan hanya sekitar 34 persen lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas) yang melanjutkan ke jenjang pendidikan perguruan tinggi.
“Ini adalah catatan besar bagi kita bersama, kita tidak bisa lagi bergantung pada sumber daya alam (SDA) yang terbatas. Kita harus menyiapkan generasi yang cerdas dan berakhlak,” tegasnya.
Selain itu, dirinya turut menyinggung perlu adanya optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, perumahan yang layak, serta penguatan ekonomi kreatif masyarakat.
Terakhir, pria yang tergabung dalam partai Golongan Karya (Golkar) menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim atas kesiapan menjadi tuan rumah, serta kepada seluruh masyarakat yang telah menyambut para kafilah dari berbagai daerah dengan hangat.
“MTQ bukan sekadar ajang lomba, tetapi wahana syiar Islam dan penguatan karakter. Semoga dari sini lahir generasi Qur’ani yang akan membawa Kaltim menuju masa depan yang adil, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya. (TS)
![]()










