PBB Sorot Raksasa Teknologi Dunia: Dari Cloud hingga Jet Tempur, Bisnis Jadi Bensin Genosida Gaza
Portalkaltim.com, New York — PBB mengungkap laporan mencengangkan yang mengguncang dunia korporasi global. Sejumlah perusahaan multinasional disebut terlibat dalam genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza.
Dalam laporan tersebut, perusahaan raksasa seperti Microsoft, Alphabet (induk Google), Amazon, hingga Lockheed Martin dinyatakan mengambil peran dalam “ekonomi genosida”.

Laporan itu disampaikan langsung oleh Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese, dalam forum internasional.
Ia menyebut, konflik yang seharusnya dihentikan, justru terus menyala karena didorong oleh keuntungan ekonomi yang melibatkan banyak pihak.
“Ekonomi pendudukan telah berubah menjadi ekonomi genosida,” tegas Francesca dalam pernyataan terbuka yang kini viral.
PBB memaparkan bahwa keterlibatan korporasi tak hanya sebatas penyediaan senjata.
Dalam kasus jet tempur F-35 yang digunakan Israel, Lockheed Martin memang pemimpin proyeknya, namun komponen jet itu diproduksi secara global.
Tak hanya itu, perusahaan keuangan seperti BlackRock juga disebut sebagai penyokong utama lewat investasi obligasi pemerintah yang digunakan untuk membiayai perang.
Sementara itu, Microsoft, Amazon, dan Alphabet diduga memberi akses teknologi cloud dan AI kepada Israel. Teknologi ini dimanfaatkan untuk sistem pengawasan yang memperketat blokade serta operasi militer di Gaza.
PBB menilai, pola keterlibatan bisnis dalam konflik bukanlah hal baru, namun kali ini telah masuk ke ranah yang lebih mengerikan, yakni keuntungan dari penderitaan manusia.
Francesca menyerukan kepada negara dan lembaga internasional untuk mengawasi dan mengintervensi praktik bisnis semacam ini.
“Perang kini tak sekadar politik atau kekuasaan, tapi proyek bisnis global dengan jejak korporasi di balik reruntuhan,” tegasnya. (SH)
![]()










